Pertamina Jadi the Most Powerful Energy Company in Asia

Jakarta-TAMBANG. PT Pertamina (Persero) dinobatkan sebagai the Most Powerful Energy Company in Asia berdasarkan 2016 Brand Asia Study yang diselenggarakan oleh Nikkei BP dan Markplus Inc. Penghargaan diterima oleh Corporate Secretary Pertamina Wisnuntoro dalam ajang Jakarta Marketing Week 2016. Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan Brand Asia Study yang diselenggarakan oleh Nikkei BP bekerjasama dengan Markplus Inc. dilaksanakan dengan jalan melakukan survei lintas negara. Terdapat sekitar 13.000 responden di 12 negara di Asia, seperti China, Singapura, Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan, yang menjadi sample dan melibatkan 1.446 brand nasional dan global. “Studi tersebut dilakukan untuk melihat kekuatan brand di antara brand lainnya di Asia. Dengan terpilihnya Pertamina sebagai the Most Powerful Energy Company in Asia akan menambah semangat Pertamina untuk terus memperkuat kiprah sebagai National Oil Company Indonesia terutama dalam mendukung ketahanan energi nasional,” terang Wianda. Brand Asia Study adalah inisiatif yang dilakukan oleh Nikkei BP, anak perusahaan grup media raksasa Jepang, Nikkei yang menguasai Koran Nikkei dan juga Financial Times. Untuk pelaksanaan di Indonesia, Brand Asia Study dilakukan oleh Markplus Insight.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda