Pertamina EP Tandatangani Penjualan Gas Jambaran-Tiung Biru

Pertamina EP Tandatangani Penjualan Gas Jambaran-Tiung Biru
Jakarta-TAMBANG. Menjelang akhir tahun 2015 , Pertamina EP menandatangani Head of Agreement (HoA) penjualan gas di unitisasi Jambaran – Tiung Biru (JTB) dengan Pertamina (Persero). Di lapangan JTB sendiri Pertamina EP mempunyai share kelola sebanyak 8%.   Penandatanganan perjanjian dilakukan langsung oleh President Director PT Pertamina EP, Rony Gunawan di Hotel Shangri La, Jakarta, Jumat (18/12) Ditemui setelah penandatanganan, Rony menyampaikan bahwa setelah merampungkan perjanjian jual beli ini diharapkan proyek di JTB akan cepat terealisasi.   “Kami tentu berharap proyek ini cepat berjalan, sehingga kedua belah pihak (penjual dan pembeli) bisa mendapatkan manfaatnya, sehingga juga bisa menambah pemasukan bagi negara” ujar Rony dalam keterangan persnya, Sabtu (19/12).   Dalam perjanjian ini, Pertamina EP yang mendapatkan share 8% struktur JTB, menjual gas kepada Pertamia (persero) yang selanjutnya akan dimanfaatkan untuk keperluan listrik atau Industri.   Diperkirakan proyek Lapangan JTB yang saat ini dikelola oleh Pertamina Cepu (PEPC) akan memulai kegiatan fisik pada pertengahan tahun 2016. La­pangan JTB ditargetkan mulai produksi sebesar 227 juta kaki kubik gas bumi per hari pada kuartal pertama 2019 dan mencapai puncak produksi sebesar 315 MMSCFD pa­da 2020.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda