Pertama di Indonesia, SWI Lakukan Serah Terima Unit Pump PAC SH128 Atlas Copco kepada PPA

Pertama di Indonesia, SWI Lakukan Serah Terima Unit Pump PAC SH128 Atlas Copco kepada PPA

Jakarta, TAMBANG – PT Star Wagen Indonesia (SWI) melakukan serah terima unit Dewatering Pump Atlas Copco tipe PAC SH128 kepada PT Putra Perkasa Abadi (PPA). Handover Ceremony dilaksanakan di site BIB, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan pada Selasa, 19 November 2024.

Marketing Manager of PT Star Wagen Indonesia (SWI), Anindito Adi Prasetyo menyatakan penyerahan Dewatering Pump PAC SH128 Atlas Copco ini menjadi yang pertama di Indonesia.

“Handover Ceremony ini menjadi kebanggaan tersendiri untuk PT Star Wagen Indonesia (SWI) karena sebagai salah satu authorized dealer Atlas Copco, PT Star Wagen Indonesia (SWI) telah berhasil menjadi dealer pertama yang melakukan handover unit Dewatering Pump PAC SH128 terbaru milik Atlas Copco,” ungkap Anindito.

Dia menjelaskan, Dewatering Pump ini menjawab atas kebutuhan pompa pada site pertambangan yang berkualitas tinggi dengan harga yang lebih kompetitif. Menurut dia, SWI berkomitmen untuk terus berinovasi terutama untuk industri pertambangan.

“Handover ini sekaligus menjadi pertanda bahwa SWI akan terus berkembang dan tumbuh menjadi dealer yang selalu inovatif dan eksis dalam menjawab kebutuhan seluruh customer terutama di bidang pertambangan,” imbuhnya.

PT Star Wagen Indonesia (SWI) sebelumnya telah melakukan Handover unit Atlas Copco lainnya mulai dari compressor, generator, hingga tower lamp yang sudah tersebar hampir di seluruh Indonesia.

Sebagai salah satu authorized dealer Atlas Copco, PT Star Wagen Indonesia kini sudah melengkapi lini bisnisnya di sektor pompa dengan turut hadir menyediakan pompa berkualitas tinggi terbaru milik Atlas Copco.

Anindito menambahkan unit Dewatering Pump PAC SH128 ini bisa menjadi solusi bagi pelaku tambang maupun industri besar di Indonesia yang membutuhkan pompa dengan kekuatan besar, kualitas tinggi, dan harga yang kompetitif.

Unit Dewatering Pump type PAC SH128 ini memiliki kemampuan dapat mendeliver maximum flow 330 liter perdetik (lps) dengan shut off head 239 meter. Untuk menghasilkan hasil maksimal tersebut, unit ini ditenagai oleh engine caterpillar C27 yang dapat menghasilkan tenaga yang juga tahan lama.

Peluncuran ini turut dihadiri oleh Dominik Dederich selaku Acting Regional General Manager Atlas Copco – SEA.

Artikel Terkait

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas  300 Metrik Ton Per Hari

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas 300 Metrik Ton Per Hari

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan penyedia solusi berbasis rekayasa teknik PT Tripatra Engineers and Constructors (TRIPATRA) mendukung PT Kaltim Parna Industri (KPI) dalam pembangunan fasilitas pencairan karbon dioksida (CO₂) di Bontang, Kalimantan Timur. Fasilitas ini diresmikan pada 22 Oktober 2026 yang memiliki kapasitas desain sebesar 300 metrik ton per hari. TRIPATRA menjalankan

By Egenius Soda
PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Jakarta,TAMBANG,- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu

By Egenius Soda
Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin