Pertagas Sosialisasi Aspek Keamanan Jalur Pipa Gas di Dumai

Pertagas Sosialisasi Aspek Keamanan Jalur Pipa Gas di Dumai

JAKARTA, TAMBANG – PT Pertamina Gas selaku Sub Holding Gas Pertamina, melaksanakan sosialisasi Daerah Milik Jalan atau Right of Way (ROW) Operation Dumai Area (Pertagas ODA) untuk jalur pipa transmisi gas open access ruas Duri – Dumai di Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, Dumai. Hal ini dilakukan lantaran Pertagas selalu berkomitmen dalam aspek keamanan dan keselamatan operasi penyaluran gas.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di aula kantor kelurahan dan dihadiri enam puluh warga dengan menerapkan protokol kesehatan pada masa pandemi. Sebagai pemimpin acara, Yusrizal, Supervisor Operation Siak Pertagas ODA menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini agar masyarakat mengetahui hal-hal yang dilarang di sekitar jalur pipa.

“Kegiatan ini penting agar warga mengetahui hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan di sekitar jalur pipa gas seperti kegiatan yang menimbulkan api, menggali tanah, serta mendirikan bangunan permanen ataupun semi permanen. Termasuk larangan alat berat melintas di atas jalur pipa gas,” ungkap Yusrizal dalam keterangan resmi, dikutip Jumat, (4/3).

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan jalur pipa gas. Pertagas ODA juga menginformasikan nomor kontak yang bisa dihubungi dalam keadaan darurat serta langkah-langkah yang harus dilakukan masyarakat apabila mendapati keadaan darurat di sekitar ROW.

Selain warga, sosialisasi juga dihadiri perwakilan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), ketua RT, Babinsa, Babinkamtibmas dan Lurah Bukit Kayu Kapur, Muajin. Muajin menyambut baik kegiatan sosialisasi ini yang dinilai penting bagi masyarakat.

“Ini kali pertama masyarakat mendapatkan edukasi terkait keberadaan pipa gas di kelurahan kami. Terima kasih kepada Pertagas. Dengan sosialisasi ini, warga menjadi lebih paham aspek keselamatan yang harus dipatuhi dan apa saja yang harus dilakukan jika terjadi kebocoran,” ujar Muajin.

Di tempat terpisah, Elok Riani Ariza, Manager Communication, Relation & CSR Pertagas, menyampaikan bahwa Pertagas akan terus berupaya mengajak masyarakat untuk bersinergi menjaga aset vital nasional guna ketersediaan energi dan tentunya keamanan serta keselamatan lingkungan dan masyarakat sekitar.

Artikel Terkait

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Jakarta,TAMBANG,- Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mengusulkan penyesuaian tarif royalti. Rencana ini menyasar sejumlah komoditas mineral strategis seperti emas, tembaga, timah, hingga nikel beserta produk hilirisasinya. “Kebijakan ini pada dasarnya dapat dipahami sebagai upaya negara meningkatkan penerimaan di tengah dinamika harga komoditas global.

By Egenius Soda
IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

Jakarta,TAMBANG,- Dalam beberapa waktu terakhir dunia pertambangan ramai membincangkan rencana penerapan skema Product Sharing Cost (PSC). Terkait hal ini Indonesian Mining Association (API-IMA) menyampaikan pendapatnya. IMA mengingatkan industri pertambangan mineral dan batubara (minerba) memiliki karakteristik usaha yang sangat berbeda dibandingkan industri minyak dan gas bumi (migas). Industri minerba

By Egenius Soda