Pertagas Raih Penghargaan Tertinggi Keselamatan Kerja

Pertagas Raih Penghargaan Tertinggi Keselamatan Kerja
Jakarta-TAMBANG.  PT Pertamina Gas (Pertagas), hari ini, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) ini mendapatkan sebuah penghargaan tertinggi dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam bidang keselamatan kerja, yakni Patra Nirbhaya Karya Utama Adinugraha IV. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Forum Komunikasi Keselamatan Minyak dan Gas Bumi 2015 di Hotel Mercure, Surabaya.   Penghargaan ini diserahkan oleh Prof. IGN Wiratmaja selaku Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM dan diterima oleh Djoko Wuryantono selaku Kepala Teknik Transmisi & Distribusi West Operation Region Pertagas mewakili President Director PT Pertamina Gas.   “Penghargaan ini adalah apresiasi dan bukti nyata kerja keras seluruh pekerja Pertagas untuk penerapan HSE (health, safety and environment) di wilayah operasi perusahaan,” ujar Adiatma Sardjito, Corporate Secretary Pertagas, Rabu (26/8). Penganugerahan penghargaan ini, lanjut Adiatma tidak datang secara tiba-tiba. Hal ini tak lepas dari pola bisnis dan operasi yang dijalankan PT Pertamina Gas (Pertagas) selama ini yang selalu mengedepankan pentingnya keselamatan kerja.   “Sehingga menjadi budaya seluruh pekerja,” ujarnya. Komitmen tersebut direalisasikan dengan mempertahankan jam kerja selamat hingga 29.027.376 jam kerja di seluruh area operasi Pertagas.   Yang lebih membanggakan lagi, menurut Adiatma, penghargaan atas keberhasilan mempertahankan rekor nihil kecelakaan kerja sejak pertama kali didirikan pada 23 Februari 2007 hingga 30 Juni 2015 yang diterima Pertagas ini menjadi satu-satunya perusahaan yang berhasil mendapatkannya.   “Dalam acara tersebut Pertagas adalah satu-satunya perusahaan yang berhasil membawa pulang Patra Nirbhaya Karya Utama Adinugraha IV,” ujar Adiatma.   Kedepannya Pertagas akan melanjutkan pencapaian penting ini dengan terus menjaga keamanan dan keselamatan kerja dalam menjalankan usahanya. “Hal ini sesuai dengan salah satu etos kerja yang dipegang teguh oleh seluruh pekerja Pertagas yakni HSE Concern,” tutup Adiatma.

Artikel Terkait

Pemerintah Tegaskan Ekspor Mineral Ikutan Tetap Berjalan, Kajian Logam Tanah Jarang Disiapkan

Pemerintah Tegaskan Ekspor Mineral Ikutan Tetap Berjalan, Kajian Logam Tanah Jarang Disiapkan

Jakarta, TAMBANG – Pemerintah menegaskan bahwa pelaksanaan ekspor produk pertambangan beserta turunannya tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku dan tidak dimaksudkan untuk menghambat ekspor mineral ikutan, termasuk potensi Logam Tanah Jarang (LTJ) yang terkandung dalam komoditas tambang utama. Penegasan tersebut menjadi salah satu hasil rapat koordinasi lintas kementerian yang membahas implementasi

By Rian Wahyuddin