Pertagas Gandeng PGN Pasok Gas Untuk Industri Di Sumut

Jakarta-TAMBANG. PT Pertamina Gas bersama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyepakati Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) untuk mengatasi krisis energi di Sumatera Utara.   PJBG ini nantinya, kata Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan gas di kawasan industri.   “PGN membeli gas dari Pertamina sebesar 8 MMSCFD hasil regasifikasi dari LNG di Arun yang mengalir melalui pipa transmisi gas Arun-Belawan yang dioperasikan oleh PT Pertamina Gas (Pertagas), anak perusahaan Pertamina,” ujarnya usai penandatanganan MoU di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa, (30/6).   Dwi mengatakan Pertagas tengah membangun ruas pipa gas Belawan-Kawasan Industri Medan-Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei. Di mana kawasan-kawasan tersebut merupakan kantong-kantong permintaan gas, baik untuk ketenagalistrikan maupun industri manufaktur.   “Dengan status kemajuan proyek yang saat ini mencapai sekitar 72%, Pertagas menargetkan penyelesaian pekerjaan pipa tersebut pada September 2015,” kata Dwi.   Dijelaskan Dwi, kerjasama ini diharapkan membantu pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut. Hal ini merupakan sinergi konkret antara Pertamina dan PGN dalam upaya pemenuhan kebutuhan gas domestik.

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin