Perta Arun Siap Operasikan Terminal Regasifikasi

Perta Arun Siap Operasikan Terminal Regasifikasi

Jakarta-TAMBANG. PT Pertamina Gas (Pertagas) telah merampungkan konstruksi Terminal Regasifikasi Arun dan siap beroperasi (on stream) dengan penerimaan kargo perdana LNG (Liquified Natural Gas) dari fasilitas Tangguh yang dioperasikan BP.

Direktur Keuangan Pertagas, Roehjadi mengatakan, proses rekayasa, pengadaan dan konstruksi (EPC) Regasifikasi Arun yang dimulai awal tahun 2014 kini selesai tepat waktu. Cargo perdana LNG dikirim dari fasilitas Tangguh dengan volume 119.000 m3 sejak 13 Feb 2015, dan telah tiba di Terminal Arun Kamis kemarin.

“Konstruksi tuntas seratus persen, plant telah siap untuk memasuki proses commissioning,”katanya dalam siaran pers (20/2).

Terminal Penerimaan dan Regasifikasi Arun merupakan modifikasi asset eksisting bekas PT Arun NGL yang berlokasi di Lhokseumawe, Aceh Utara. Fasilitas ini akan dikelola anak perusahaan Pertagas yakni PT Perta Arun Gas.

Dengan beroperasinya fasilitas regasifikasi ini Pertagas segera mewujudkan harapan masyarakat di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatra Utara dengan menyediakan gas alam cair bagi PLN dan industri di wilayah tersebut.

Direktur Utama Perta Arun Gas, Teuku Khaidir mengatakan, sesuai rencana awal, suplai LNG akan diperuntukkan bagi PLN dan Industri di sekitarnya, yang penyalurannya akan melewati ruas Pipa Arun-Belawan milik Pertagas.

“Pengangkutan selama tujuh hari, LNG kami terima pukul 10 pagi ini dan segera dilakukan unloading LNG untuk diregasifikasi dan disalurkan kepada PLN,”tuturnya.

Sebagai operator, lanjut Teuku Khaidir, Perta Arun akan menjalankan tugas sebaik-baiknya dari perusaan induk dengan mengelola terminal penerimaan dan regasifikasi berkapasitas produksi 400 MMSCFD, agar LNG dapat tersalurkan dan memenuhi kebutuhan listrik yang besar di wilayah ini.

Sebagaimana diketahui, gas yang diregasifikasi di terminal ini sangat dibutuhkan untuk mengatasi memenuhi kebutuhan energi yang semakin tinggi di Aceh dan di Sumut. Sebelumnya Pertagas juga telah berhasil melaksanakan uji coba operasi pipa Arun Belawan pada 11 Des 2014 lalu di kawasan PLN Pembangkitan Listrik Sumatera Utara, sektor Pembangkitan Belawan.

Dengan beroperasinya Terminal Penerimaan dan Regasifikasi Arun, proses komersialisasi Oipa Arun Belawan tidak akan mengalami hambatan. Selanjutnya, Pertagas akan mempercepat pembangun pipa gas sepanjang 120 km untuk memasok gas bagi industri nasional yang berada di Kawasan Industri Medan (KIM) hingga ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mengkei. Proyek pipa yang pencanangannya dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo Januari lalu ini, rencana akan beroperasi Juni 2015.

Artikel Terkait

Cipta Kridatama Perkuat Komitmen ESG, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan 200 Paket Sembako di Kalsel

Cipta Kridatama Perkuat Komitmen ESG, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan 200 Paket Sembako di Kalsel

Jakarta, TAMBANG — PT Cipta Kridatama (CK) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan membagikan 200 paket sembako kepada masyarakat di Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini menyasar warga dari 17 desa, terutama kelompok lanjut usia dan masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan. Kegiatan yang berlangsung di

By Rian Wahyuddin
Komatsu HD785-7 Hybrid EREV Mulai Diuji di Tambang Kideco, Bidik Efisiensi BBM dan Penurunan Emisi

Komatsu HD785-7 Hybrid EREV Mulai Diuji di Tambang Kideco, Bidik Efisiensi BBM dan Penurunan Emisi

Jakarta, TAMBANG – PT United Tractors Tbk (United Tractors) mendukung pengembangan teknologi elektrifikasi alat berat melalui uji lapangan Komatsu HD785-7 Hybrid EREV, rigid dump truck berkapasitas kelas 100 ton. Pengujian ini berlangsung di wilayah pertambangan PT Kideco Jaya Agung (Kideco), dengan kegiatan operasional yang dikelola oleh PT Pamapersada Nusantara (PAMA)

By Rian Wahyuddin