Permintaan Alat Berat SANY Naik 20% di 2014

Permintaan Alat Berat SANY Naik 20% di 2014

Jakarta - TAMBANG. Permintaan alat berat merek SANY Heavy Industries meningkat 20% tahun ini dibandingkan tahun lalu. Importir alat berat merek SANY Heavy Industries, yaitu Jakarta International Machinery Centre (Jimac) Group mengatakan berbagai proyek infrastruktur pemerintah yang mulai dirilis sejak tahun ini bakal meningkatan permintaan alat berat SANY sebesar 20% dari 2014.

"Banyak pembangunan waduk, pelabuhan, pembangkit listrik dan berbagai infrastruktur mendorong permintaan alat berat," ujar Benny Kurniajaya,Chief Excecutive Officer Jimac Grup seperti yang dikutip KONTAN, Kamis (5/2).

Pada 2014, perusahaan menjual 300 unit alat berat. Tahun ini, perusahaan menargetkan penjualan sekitar 360 unit alat berat. Portofolio penjualan SANY sekitar 85%-90% di sektor infrastruktur/konstruksi, agribisnis 5%-10% dan sisanya 5% di pertambangan.

Portofolio tahun ini diperkirakan akan hampir sama. "SANY ini cocok untuk infrastruktur, jadi porsi segmen penjualan kami paling banyak masih dari infrastruktur," ujar Benny.

Artikel Terkait

United Tractors Dukung Talenta Muda Indonesia di WorldSkills Competition Shanghai 2026

United Tractors Dukung Talenta Muda Indonesia di WorldSkills Competition Shanghai 2026

Jakarta, TAMBANG - PT United Tractors Tbk (UT), kembali mendukung pengembangan talenta muda Indonesia di bidang teknologi alat berat melalui  ajang WorldSkills Competition (WSC) 2026 di Shanghai, Tiongkok. Pada ajang kompetisi keterampilan tingkat dunia yang berlangsung pada 22-27 September 2026 tersebut, UT memfasilitasi delegasi Indonesia untuk berkompetisi pada bidang Heavy

By Rian Wahyuddin
KPR Silika Jalani Penilaian Dokumen Lingkungan, Perkuat Komitmen Pengelolaan Dampak Tambang di Bombana

KPR Silika Jalani Penilaian Dokumen Lingkungan, Perkuat Komitmen Pengelolaan Dampak Tambang di Bombana

Jakarta, TAMBANG - PT Kasmar Poleang Raya (KPR Silika) menjalani penilaian dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL) untuk rencana kegiatan pertambangan pasir silika beserta fasilitas penunjangnya di Kecamatan Poleang Selatan dan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Penilaian yang

By Rian Wahyuddin