Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, VALE Bersih-Bersih Pantai dan Tanam Mangrove

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, VALE Bersih-Bersih Pantai dan Tanam Mangrove
Dok: Istimewa
Morowali, TAMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) Indonesia Growth Project (IGP) Morowali menyelenggarakan Gerakan Bersih Pantai (Coastal Clean Up) di Pantai Bahomotefe dan Pantai Bahomoahi serta Penanaman Pohon Mangrove sebanyak 2.000 bibit, Sabtu (10/6). Kegiatan ini juga merupakan keikutsertaan PT Vale dalam kegiatan bersih pantai serentak yang diinisiasi direktorat pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Hadir dalam kegiatan ini, Project Director Indonesia Growth Project (IGP) Morowali, Topan Prasetyo, Manajemen PT Vale, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Morowali, Anwar Saimu, dan Camat Bungku Timur, Sukman Gamal. Total peserta yang terlibat dalam kegiatan ini mencapai 1000 orang yang terdiri dari 600 orang di Pantai Desa Bahomoahi dan 400 orang di Pantai Bahomotefe. Para peserta merupakan  karyawan PT Vale, kontraktor, unsur Pemerintah Kabupaten Dinas Lingkungan Hidup, para kepala desa, ketua BPD, siswa-siswi SMP dan SMA dari 13 desa pemberdayaan PT Vale. Kegiatan bersih-bersih pantai dilakukan sejauh satu kilometer di sepanjang pantai Bahomoahi dan 600 meter di Pantai Bahomotefe. Setelah membersihkan pantai, seluruh sampah yang terkumpul kemudian ditimbang. Total sampah yang terkumpul di Pantai Bahomoahi seberat 1.640 kg. Sementara, total sampah yang dikumpulkan di Pantai Bahomotefe seberat 319 kg. Sehingga total seluruh sampah yang terkumpul dalam Kegiatan Bersih Pantai seberat 1.959 kg, atau hampir mencapai dua ton. Untuk mengapresiasi para peserta, PT Vale memberikan souvenir kepada kelompok yang berhasil mengumpulkan sampah terbanyak di Desa Bahomoahi dan Port Bahomotefe. Selain mengumpulkan sampah, peserta juga diberi edukasi yang relevan. Tim Waste Management PT Vale “Wehasta” juga mengkampanyekan tentang pentingnya memilah sampah. Sampah-sampah yang telah terkumpul pun dipilah dan disatukan sesuai jenisnya masing-masing. Dari pemilahan sampah tersebut, teridentifikasi 27 jenis sampah. Para peserta juga menanam 2000 bibit pohon bakau alias mangrove sepanjang satu kilometer Pantai Bahomoahi. Camat Bungku Timur, Sukman Gamal mengajak para masyarakat untuk bersama-sama menjaga pantai dan merawat mangrove yang ditanam hari ini. “Hari ini kita juga akan menanam mangrove. Mangrove ini penting sekali untuk lingkungan kita. Agar bisa tumbuh dengan baik, tentu mangrove ini memerlukan kepedulian kita untuk menjaganya bersama-sama,” kata Sukman. Project Director Indonesia Growth Project (IGP) Morowali, Topan Prasetyo memperkenalkan salah satu nilai yang dipegang oleh PT Vale, yaitu “menghargai bumi dan masyarakat”. Topan mengatakan, PT Vale menyadari bahwa kegiatan pertambangan harus memperhatikan lingkungan hidup. Oleh karena itu, lingkungan hidup adalah salah satu hal yang sangat diutamakan di PT Vale. “Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk melestarikan lingkungan. Salah satunya adalah dengan apa yang kita lakukan hari ini,” katanya. Topan berharap agar nilai “menghargai bumi dan masyarakat” tidak hanya dilaksanakan oleh PT Vale, tetapi juga para kontraktor PT Vale dan masyarakat di 13 desa binaan. Ia juga berharap agar kegiatan Bersih Pantai ini tidak hanya dilaksanakan sekali ini tetapi bisa dijadikan kegiatan rutin. “Ini tidak hanya acara seremonial, tapi ini adalah awal dari kegiatan-kegiatan keberlanjutan kita. Nanti coba kita bicarakan bersama Dinas Lingkungan Hidup, pemerintah setempat, karang taruna untuk melihat kemungkinan agar kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin, mungkin sebulan atau 2 bulan sekali,” tuturnya.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin