Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pertamina Tanam 50 Ribu Mangrove dan Tebar Seribu Bibit Kepiting

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pertamina Tanam 50 Ribu Mangrove dan Tebar Seribu Bibit Kepiting

Jakarta, TAMBANG – PT Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap, turut ambil bagian dalam pelestarian Sungai Donan melalui penanaman 50 ribu pohon mangrove dan tebar 1000 bibit kepiting di area Kampoeng Kepiting Kutawaru, Cilacap Tengah, Selasa (7/6).

Kegiatan dalam rangkaian Hari Lingkungan Hidup ini diselenggarakan atas kerja sama Perum Jasa Tirta I, PT KPI RU IV dan Pemkab Cilacap.

Area Manager Communication, Relations & amp CSR PT KPI RU IV, Cecep Supriyatna menyambut baik kolaborasi antara PT Jasa Tirta I, PT KPI RU IV dan Pemkab Cilacap dalam pelestarian Sungai Donan melalui kegiatan bersama.

“Ini menjadi bukti sinergi yang kuat dan harmonis antara stakeholder dan masyrakat untuk menjaga kelestarian lingkungan. Karena upaya menjaga keberlangsungan lingkungan butuh komitmen dari seluruh elemen yang memiliki semangat dan visi yang sama,” katanya dikutip dari keterangan resmi, Selasa (14/6).  

Diketahui, Sungai Donan menjadi sungai yang masuk Wilayah Strategis Nasional Serayu, Bogowonto sebagaimana diatur Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat nomor 4 tahun 2015. Sungai ini banyak dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri sebagai jalur transportasi, penyedia air baku dan lainnya.

Dirut PT Jasa Tirta I, Raymond Valiant Ruritan menyebut, penanaman mangrove bertujuan mencegah abrasi Sungai Donan serta melestarikan biota laut yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Ditambah penyebaran 1.000 bibit kepiting diharapkan semakin mendongkrak semangat warga dalam menambah penghasilan melalui olahan kepiting,” ujar Raymond.

Selain penanaman mangrove dan bibit kepiting, dalam kesempatan itu juga dilakukan sosialisasi pengelolaan limbah domestik sebagai upaya pelestarian Sungai Donan serta bantuan 10 unit sumur resapan untuk warga Kelurahan Tambakreja, Kecamatan Cilacap Selatan.

Kegiatan turut dihadiri Kabiro Infrastruktur Sumber Daya Alam Provinsi Jawa Tengah, Dadang Somantri, Sekda Cilacap, Awaluddin Muuri, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Wasi Aryadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Cilacap, Sri Murniyati dan Supervisor Monitoring Waste Management HSSE PT KPI RU IV, Yogi Wardana.

Artikel Terkait

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Jakarta,TAMBANG,- Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mengusulkan penyesuaian tarif royalti. Rencana ini menyasar sejumlah komoditas mineral strategis seperti emas, tembaga, timah, hingga nikel beserta produk hilirisasinya. “Kebijakan ini pada dasarnya dapat dipahami sebagai upaya negara meningkatkan penerimaan di tengah dinamika harga komoditas global.

By Egenius Soda
IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

Jakarta,TAMBANG,- Dalam beberapa waktu terakhir dunia pertambangan ramai membincangkan rencana penerapan skema Product Sharing Cost (PSC). Terkait hal ini Indonesian Mining Association (API-IMA) menyampaikan pendapatnya. IMA mengingatkan industri pertambangan mineral dan batubara (minerba) memiliki karakteristik usaha yang sangat berbeda dibandingkan industri minyak dan gas bumi (migas). Industri minerba

By Egenius Soda