Penjualan Komatsu naik 10%-15%

Bogor – TAMBANG. PT United Tractor Tbk (IDX : UNTR) menargetkan kenaikan penjualan alat berat dengan merek Komatsu tahun 2017 sebesar 10%-15% dari target tahun ini sebesar 2000 – 2100 unit. Sedangkan penjualan alat berat hingga September 2016 sebesar 1.588 unit.   Target kenaikan penjualan ini dikatakan oleh Sekretris perusahaan UNTR, Sara K. Loebis akan disumbang oleh sektor konstruksi dan pertambangan. Mengingat harga batubara baru-baru ini naik cukup lumayan. “Tapi kita tetap berpikir konservatif juga, bahwa kenaikannya hanya sesaat, ” ujarnya.   Jika dibandingkan antara penjualan September 2016 dengan September 2015, penjualan alat berat UNTR turun 12% dikarenakan cuaca. Dengan persentasi pendapatan bagi perseroan sebesar 10% untuk alat berat.   Sedangkan dari 9 konsesi pertambangan yang dimiliki UNTR, perseroan hanya fokus kepada Asmin Bara Bronang dan Asmin Bara Jaan. Proyeksi produksi 6 -6,5 juta ton, dengan proyeksi produksi tahun depan sebesar 6-7 juta ton. “Produksi tahun lalu 4,6 juta ton,” paparnya.    

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin