Pemerintah Tunggu Hasi Studi Ulang Pengeboran WKP Baturraden

Pemerintah Tunggu Hasi Studi Ulang Pengeboran WKP Baturraden
(ki-ka) Ketua Panitia The 7th IIGCE 2019 Paul E. Mustakim, Dirjen EBTKE FX. Sutijastoto, Direktur Panas Bumi Ditjen EBTKE Ida Nuryatin Finahari, Ketua Umum API Prijandaru Effendi

Jakarta, TAMBANG – Pemerintah masih menunggu hasil studi ulang PT Sejahtera Alam Energy (SAE), setelah gagal mendapatkan uap panas bumi di dua sumur pengeboran di WKP Baturrraden, sekitar wilayah Gunung Slamet, Jawa Tengah.

Direktur Panas Bumi, Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Ida Nuryatin Finahari, mengatakan, PT SAE sebagai pengembang panas bumi di WKP Baturraden memang belum mendapatkan panas bumi di dua titik sumur yang sudah dilakukan.

“Belum dapat (panas bumi), mereka bilang sedang review ulang. Kita tunggu hasilnya,” kata Ida usai peluncuran The 7th IIGCE 2019 di Jakarta, pada Selasa (14/5)

Ida menjelaskan, ini memang menjadi resiko eksplorasi panas bumi. Meski ada studi awal yang menunjukkan titik potensi panas bumi, namun setelah dilakukan pengeboran, belum tentu juga dapat.

“Tantangannya seperti itu, eksplorasi belum tentu mendapatkan hasilnya. Contohnya seperti Baturraden ini, di sini kok gak dapat, pastia dia (SAE) evaluasi setelah mengebor tidak dapat lagi. Studi ulang lagi untuk mencari titik mana yang lebih pas. Memang sperti itu resikonya,” tutur Ida.

Studi ulang pengeboran oleh SAE ini dikabarkan sudah kedua kalinya. Sebelumnya setelah sumur pertama (Wellpad F) tidak ditemukan panas bumi, Ditjen EBTKE mendapatkan laporan studi ulang yang kemudian dilakukan pengeboran kembali di sumur kedua (Wellpad H). Namun di sumur kedua ini pun, belum ditemukan potensi panas bumi.

“Tidak mungkin kalau mereka tinggalkan eksplorasi, karena sudah investasinya banyak. Itu resiko panas bumi. Sekarang masih tahap evaluasi, kita tunggu saja,” jelas Ida.

Hal senada dikatakan Ketua Umum Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API), Prijandaru Effendi. Menurutnya, memang benar SAE belum menemukan panas bumi setelah melakukan pengeboran.

“Mereka tidak bisa menemukan cadangan yang bisa untuk jalan terus. Jadi harus kembali lagi mengolah data tersebut. Jadia da dua konseptual model, brdasar itu di bor titiknya, tenryata tidak sama konsptual model, tidak akurat. Jadi mereka buat yang lebih baru lagi, mengkaji ulang,” kata Prijandaru.

Seperti diketahui, potensi panas bumi di WKP Baturraden ini dibutuhkan untuk memenunuhi kebutuhan listrik 1.745 mega watt (MW) dari jumlah WKP yang saat ini masih dalam tahap eksplorasi. WKP Baturraden diproyeksikan bisa menghasilkan energi listirk sebesar 220 MW.

Artikel Terkait

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG – Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin
Patra Logistik Perluas Pengelolaan Layanan BBM, LPG, dan Aviasi di Jatimbalinus, Kalimantan, dan Sulawesi

Patra Logistik Perluas Pengelolaan Layanan BBM, LPG, dan Aviasi di Jatimbalinus, Kalimantan, dan Sulawesi

Jakarta, TAMBANG – PT Patra Logistik terus memperluas cakupan bisnis dan perannya dalam mendukung rantai pasok energi nasional. Kepercayaan PT Pertamina Patra Niaga diwujudkan melalui perluasan pengelolaan distribusi BBM dan LPG di Kalimantan serta pengelolaan distribusi Avtur di Jawa Timur, Nusa Tenggara, dan Sulawesi. Pada layanan BBM, Patra Logistik yang sebelumnya

By Rian Wahyuddin