Pemerintah Revisi Jumlah Proyek Listrik yang Ditunda

pembangkit listrik
Jakarta, TAMBANG – Pemerintah merevisi jumlah kapasitas proyek pembangkit listrik yang mengalami penundaaan. Berdasarkan evaluasi pemerintah, dari rencana 15,2 gigawatt (GW) menjadi 4,64 GW, sebab sebesar 10,56 GW  meski belum financial close tetap akan beroperasi sesuai jadwal.   Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Andy Noorsaman Sommeng menegaskan, sebanyak 10,56 GW tersebut tidak bisa ditunda  jadwal operasinya (commercial on date/COD). Alasannya, untuk menjaga reserve margin sehingga tingkat keandalan sistem ketenagalistrikan terjaga.  Serta adanya sejumlah 3,51 GW proyek pembangkit energi baru dan terbarukan yang harus dijaga pembangunannya.   “Yang dimundurkan COD nya hanya 4,64 GW. Sudah mendapatkan persetujuan menteri (ESDM),” kata Andy Noorsaman Sommeng.   Proyek yang ditunda tersebut menurutnya, sudah sesuai dengan rencana yang tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2018 – 2027. Sehingga tidak berdampak pada neraca transaksi berjalan.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda