Pemerintah Dorong Perusahaan Tambang di Sumatra Barat Tingkatkan Pengelolaan Safety

Pemerintah Dorong Perusahaan Tambang di Sumatra Barat Tingkatkan Pengelolaan Safety
Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara, Kementerian ESDM, Sunindyo Suryo Herdadi
Jakarta, TAMBANG – Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sunindyo Suryo Herdadi mendorong perusahaan tambang di Sumatra Barat (Sumbar) untuk meningkatkan pengelolaan keselamatan. “Pengelolaan keselamatan pertambangan di Provinsi Sumatera Barat masih perlu ditingkatkan, untuk itu kami mengajak para direksi agar membuat program kerja yang baik yang berbasis pengendalian risiko,” ujar Sunindyo melalui keterangan resmi yang diterima tambang.co.id, Selasa (7/2). Kepala Inspektur Tambang ini kemudian menjelaskan, pemerintah telah membuat aturan terkait hal tersebut agar praktik pertambangan dilakukan dengan prinsip aman, selamat, sehat dan produktif. “Pemerintah selaku regulator telah membuat regulasi yang dijadikan dasar hukum dan petunjuk bagi perusahaan pertambangan dalam menjalankan operasional pertambangannya secara aman, selamat, sehat, dan produktif,” ujar Sunindyo. Regulasi yang dimaksud di antaranya undang-undang nomor 3 tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Kemudian Peraturan Menteri ESDM No 26/2018 tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan yang Baik dan Pengawasan Pertambangan Minerba. Aturan lainnya dalah Keputusan Menteri ESDM No 1827 K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik. Dalam kesempatan yang sama, Direksi CV Bara Mitra Kencana, John mengusulkan adanya Tim Rescue di regional pertambangan Kota Sawahlunto dan Kabupaten Sijunjung yang berkompeten. “CV Bara Mitra Kencana berkomitmen dan mendukung penuh adanya Tim Rescue tersebut dengan mengupayakan adanya orang yang berkompeten maupun peralatan yang memadai,” paparnya. Dalam sesi diskusi, PT Bukit Asam siap untuk berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan penyelamatan tambang bawah tanah sebagai salah satu langkah persiapan bila terjadi kondisi keadaan darurat pada tambang bawah tanah. “Pemerintah sebetulnya telah mengatur secara komprehensif ketentuan terkait dengan pelaksanaan kegiatan operasional pada pertambangan terbuka maupun tambang bawah tanah baik secara administratif maupun teknis. Diharapkan para Direksi beserta jajarannya untuk melakukan evaluasi secara mendalam untuk memastikan bahwa aturan atau ketentuan tersebut dapat dilaksanakan dengan baik pada tempat kerjanya,” papar Sunindyo. Menurut dia, hal-hal yang tidak diinginkan tentunya dapat dihindari apabila regulasi yang ada sudah benar-benar dijadikan acuan dan landasan dalam melakukan pengelolaan keselamatan pertambangan. “Dengan demikian, seluruh potensi bahaya yang ada di area kerja dapat teridentifikasi dengan baik dan ditetapkan program-program yang ideal sebagai upaya mengendalikan seluruh potensi risiko yang ada,” imbuhnya.
Direksi Perusahaan Tambang se-Sumbar Deklarasikan Praktik Pertambangan yang baik
Sebagai penutup, Sunindyo menyampaikan bahwa sebagai wujud komitmen dalam pengelolaan kaidah teknik pertambangan yang baik di Provinsi Sumatera Barat, perlu adanya penandatangan deklarasi komitmen bersama Tambang Provinsi Sumatera Barat terhadap seluruh direksi yang hadir. Koordinator Inspektur Tambang penempatan Sumbar, Hendry M Siddik memimpin pembacaan isi deklarasi komitmen bersama yang berisi sebagai berikut:
  • Menjalankan dan menjamin untuk terlaksananya kewajiban kaidah teknik pertambangan yang baik pada kegiatan operasional kami sesuai dengan peraturan perundangan;
  • Menyediakan sumber daya (personil, biaya, organisasi, sarana, prasarana, intalasi, dan peralatan pertambangan) yang memadai untuk menjamin kegiatan operasional dapat dilaksanakan secara aman, sehat, dan produktif serta sesuai peraturan perundangan;
  • Memberikan dukungan penuh kepada Kepala Teknik Tambang sehingga dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan peraturan perundangan; dan Melaksanakan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait sesuai dengan peran dan tanggung jawabnya.

Artikel Terkait

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas  300 Metrik Ton Per Hari

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas 300 Metrik Ton Per Hari

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan penyedia solusi berbasis rekayasa teknik PT Tripatra Engineers and Constructors (TRIPATRA) mendukung PT Kaltim Parna Industri (KPI) dalam pembangunan fasilitas pencairan karbon dioksida (CO₂) di Bontang, Kalimantan Timur. Fasilitas ini diresmikan pada 22 Oktober 2026 yang memiliki kapasitas desain sebesar 300 metrik ton per hari. TRIPATRA menjalankan

By Egenius Soda
PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Jakarta,TAMBANG,- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu

By Egenius Soda
Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin