Pembelian Timah Rakyat: Pemprov Babel Tunggu Perpres

ESDM Kuarsa
Ilustrasi
Jakarta-TAMBANG. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengklaim siap membeli hasil tambang timah yang dikelola rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.   “BUMD dan koperasi akan membeli bijih timah rakyat sebagai kontrol pemasukan dan pengeluaran timah yang dilakukan masyarakat,” kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi, Selasa  (30/6) seperti dikutip dari Antara.   Ia melanjutkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu peraturan presiden (perpres), sebagai payung hukum untuk melegalkan penambangan rakyat dan transaksi timah tersebut.  “Kami sudah mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat untuk segera mengeluarkan peraturan untuk melegalkan tambang rakyat ini,” ujarnya.   Menurut dia tanpa solusi tersebut permasalahan tambang akan merugikan masyarakat karena mereka sulit melakukan aktivitas penambangan dan juga sulit menjual hasil tambangnya, pada akhirnya praktik penyeludupan timah akan tetap tinggi.   “Mudah-mudahan dalam dua bulan ke depan ini, masalah pertambangan rakyat ini selesai dan pemerintah mengeluarkan aturan khusus tambang timah rakyat ini,” ujarnya.   Saat ini, kata dia, rakyat takut untuk menambang timah, karena belum adanya aturan legalitas penambangan timah tersebut. “Penambang sulit nanti,” ujarnya.

Artikel Terkait

Tutup Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Berau Coal Gelar Bimtek Terkait Lingkungan

Tutup Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Berau Coal Gelar Bimtek Terkait Lingkungan

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang batubara, PT Berau Coal menutup rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Lingkungan Hidup. Kegiatan Bimtek kali ini mengusung tema "Implementasi Kaidah Pertambangan yang Baik Kaitannya terhadap Pengendalian Dampak Perubahan Iklim". Dijelaskan pula kegiatan yang diikuti jajaran manajemen PT

By Egenius Soda