Pasokan Berlebih, India Akan Ekspor Batu Bara ke Bangladesh

Pasokan Berlebih, India Akan Ekspor Batu Bara ke Bangladesh
Pemuatan batu bara di India. Sumber: livemint.com
TAMBANG, KALKUTA –INDIA. BUMN terbesar di bidang batu bara, Coal India, berniat untuk mengekspor batu bara ke Bangladesh. Saat ini Coal India sedang dalam pembicaraan dengan perusahaan listrik di Bangladesh untuk segera memulai pasokan. Inilah untuk pertama kalinya Coal India mengekspor batu bara.     Coal India akan memasok melalui dua anak usahanya, Bharat Coking Coal dan North Eastern Coalfields. Batu bara itu akan diangkut ke pelabuhan Haldia di Bengala Barat, setelah itu batu bara dikapalkan menuju pelabuhan di Bangladesh.     ‘’Harga dari Coal India akan lebih murah ketimbang pasokan batu bara dari Indonesia, karena jarak angkutnya lebih pendek. Batu bara yang diproduksi Bharat dan North Eastern kualitasnya tinggi, sehingga mampu bersaing dengan produk dari Indonesia,’’ kata seorang pejabat Coal India kepada The Economic Times of India.     Saat ini perusahaan listrik di India tengah kelebihan pasokan. Mereka memiliki stok batu bara hingga 22 hari, dan kini tengah dalam proses mengurangi pembelian. Jumlah pasokan tumbuh 10% ketimbang tahun lalu. Kini, Coal India memiliki stok batu bara hingga 55 juta ton.     ‘’Coal India tak dapat mengekspor hingga tahun lalu, karena ketika itu kami kekurangan pasokan. Tetapi kini kami sudah menambang sendiri, dan kami punya banyak stok. Pada tahap awal ini, kami akan mengekspor ke Bangladesh,’’ kata si pejabat senior itu.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin