Pasar Abaikan Perseteruan AS China, Bursa Menguat

Pasar Abaikan Perseteruan AS China, Bursa Menguat
Jakarta, TAMBANG – Pergerakan sejumlah bursa saham Asia kembali menguat, setelah pelaku pasar mencoba mengabaikan perseteruan dagang antara China – Amerika Serikat (AS).   Binaartha Institutional Research pada Selasa (10/4) menganalisis, Nikkei menguat dengan dukungan kenaikan saham-saham keuangan dan ritel meski diimbangi masih melemahnya saham-saham pertambangan.   Kospi naik dengan dukungan saham-saham teknologi namun, diimbangi penurunan saham-saham baja dan produsen otomotif. Begitupun dengan sejumlah indeks saham China yang diikuti kenaikan pada indeks saham Australia dan lainnya. Harapan akan meredanya ketegangan perang dagang AS China memberikan sentimen positif pada pergerakan bursa saham Asia.   Sementara laju pasar saham Eropa mampu berbalik menguat tipis di tengah sikap pelaku pasar yang mencoba mengesampingkan kekhawatiran akan potensi terjadinya perang dagang antara AS-China.   Indeks Pan European Stoxx600 ditutup naik tipis 0,06 persen. Sektor teknologi mampu memimpin kenaikan diikuti penguatan pada saham-saham media, perjalangan, hingga asuransi.   Sementara itu, saham-saham sumber daya cenderung mengalami pelemahan. Aksi beli dan berkurangnya kekhawatiran muncul setelah adanya rencana Presiden Xi Jin Ping yang akan menyampaikan pidatonya pada Boao Forum, yang diharapkan adanya pernyataan positif untuk mengurangi potensi terjadinya perang dagang dengan AS.   Tak jauh kondisinya di AS. Kembali menguatnya saham Amazon dan BOEING, memberikan dampak positif pada pergerakan sejumlah indeks saham AS yang mampu berbalik menguat.   Aksi beli kembali muncul setelah adanya pernyataan dari Treasury Secretary Steven Mnuchin kepada media, bahwa AS tidak menginginkan adanya perang dagang dengan China.   Pernyataan ini pun didukung oleh Presiden Trump yang menyampaikan melalui tweeters nya, “_President Xi and I will always be friends, no matter what happens with our dispute on trade. China will take down its Trade Barriers because it is the right thing to do. Taxes will become Reciprocal & a deal will be made on Intellectual Property. Great future for both countries!_”  

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin