Pamapersada Nusantara Gelar Mudik Bersama 2024, Kemenaker: Ini Luar Biasa

Mudik Bersama
Presiden Direktur PT Pamapersada Nusantara (PAMA), Hendra Hutahean (kiri) dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor (kanan) melepas ratusan pemudik dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (4/4).

Jakarta, TAMBANG – Kontraktor pertambangan terkemuka, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) kembali menyelenggarakan Mudik Bersama untuk tahun 2024.

Pelepasan mudik menyambut Hari Raya Idulfitri kali ini dilakukan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor dan Presiden Direktur PAMA, Hendra Hutahean di Stasiun Pasar Senen, Jakarta (4/4).

Afriansyah Noor menyebut, Mudik Bersama yang dilakukan PAMA ini sungguh luar biasa. Kata dia, mudik bareng yang menggunakan transportasi umum seperti kereta dan bus memiliki banyak manfaat, misalnya dapat mengurangi kemacetan, mengurangi polusi udara dan sebagainya.

“Ini luar biasa. Karena begini, kalau sekarang Pak Hendra dari PT PAMA memberangkatkan 500 orang, hanya memakai 7 gerbong. Kalau kendaraan pribadi, taruhlah satu mobil itu empat (orang), berarti kan kalau 500 dibagi empat yaitu hampir 125 kendaraan roda empat yang dapat dihemat untuk lalu lalang lalu lintas darat. Ini mengurangi kemacetan, terutama mengurangi polusi dan mengurangi kesemrawutan,” ungkap Afriansyah Noor.

Afriansyah mengapresiasi PAMA yang telah rutin memfasilitasi karyawan untuk mudik lebaran dengan kendaraan umum. Dia menilai, mudik bareng gratis yang dikhususkan kepada karyawan memiliki dampak positif bagi perusahaan itu sendiri.

“Kami dari Kemenaker memberikan apresiasi pada perusahaan-perusahaan yang betul-betul berkontribusi bagi karyawannya. Ini hubungan harmonisasi antara pekerja dan pengusaha. Setelah mereka diperhatikan pihak perusahaan, tentunya mereka bisa bekerja dengan maksimal dan meningkat,” imbuh dia.

Ada dua rute pada kegiatan mudik tahun ini yaitu tujuan Pulau Jawa dengan menggunakan kereta api dan tujuan Pulau Sumatra dengan menggunakan Bus. Mudik kali ini diikuti 545 orang yang terdiri dari karyawan beserta keluarganya.

Sebanyak 500 orang menggunakan Kereta Api Jayabaya dan Jayakarta yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen. Sementara 45 orang menggunakan dua bus yang berangkat dari kantor PAMA.

Presiden Direktur PAMA, Hendra Hutahean menyampaikan bahwa program rutin mudik bareng ini merupakan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan. PAMA, mendukung upaya serikat pekerja dengan arahan pemerintah untuk mensejahterakan karyawan.

“Ini untuk karyawan dan keluarga. Ini bukti dan pemberian apresiasi kepada karyawan kita yang selama ini sudah kerja dengan baik sehingga perusahaan punya kemampuan untuk memberikan fasilitas itu,” ungkap Hendra.

Hendra berharap mudik bareng ini menjadi nilai positif bagi perusahaan sehingga kedepannya perusahaan bisa terus berkontribusi dan menjadi lebih baik lagi. “Saya ucapkan selamat bermudik, hati-hati di jalan jaga kesehatan dan juga ingat pulang. Karena PAMA masih menunggu kehadiran kita semua,” pungkas dia.

Artikel Terkait

Pakar Tambang; Sektor Pertambangan Sepanjang 2026 Akan Alami Tekanan, Pemulihan Baru Terlihat Akhir Tahun

Pakar Tambang; Sektor Pertambangan Sepanjang 2026 Akan Alami Tekanan, Pemulihan Baru Terlihat Akhir Tahun

Jakarta,TAMBANG,- Sektor pertambangan Indonesia diperkirakan masih akan mengalami dinamika. Secara keseluruhan tahun 2026 sektor ini akan mengalami tekanan baik dari internal yakni dalam negeri maupun situasi gobal. Tenaga Ahli Profesional Kekayaan Alam, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) menjelaskan sektor tambang akan mengalami koreksi di paruh pertama tahun ini. Kemudian

By Egenius Soda
Hadir di IEE Balikpapan 2026, PT Prasetia Dwidharma Perkenalkan Produk Aditif IMAGINA

Hadir di IEE Balikpapan 2026, PT Prasetia Dwidharma Perkenalkan Produk Aditif IMAGINA

Jakarta,TAMBANG,- Industri pertambangan, energi, konstruksi, hingga migas sedang menghadapi sejumlah tantangan operasional. Di tengah kebutuhan produksi yang tinggi, perusahaan juga dituntut untuk menjaga efisiensi, mengurangi downtime, dan memastikan alat berat tetap bekerja secara optimal. Salah satu faktor yang sering luput diperhatikan adalah kualitas bahan bakar. Dalam penggunaan mesin

By Egenius Soda