PAMA Tutup PFRC ke-11, CCOS Juara Umum dan Tim ERT Bersiap Ikuti IFRC di Papua

PAMA Tutup PFRC ke-11, CCOS Juara Umum dan Tim ERT Bersiap Ikuti IFRC di Papua
Dokumentasi: Rian/TAMBANG.

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) resmi menutup gelaran PAMA Fire Rescue Challenge (PFRC) ke-11 tahun 2026. Dalam kompetisi tersebut, PAMA CCOS berhasil meraih gelar juara umum.

Disusul PAMA MCIP sebagai juara umum kedua dan PAMA Head Office sebagai juara umum ketiga. Selanjutnya, PAMA juga mempersiapkan tim Emergency Response Team (ERT) untuk mengikuti Indonesia Fire Rescue Challenge (IFRC) di Papua.

PFRC menjadi ajang untuk menguji keterampilan personel dalam menghadapi berbagai situasi darurat, mulai dari pemadaman kebakaran hingga operasi penyelamatan. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi untuk meningkatkan kemampuan teknis, ketahanan fisik, dan koordinasi tim ERT di seluruh wilayah operasional PAMA Group.

SRGS Division Head PAMA, TH Puguh Sasetyo, mengatakan PFRC menjadi sarana untuk menguji kesiapan seluruh tim ERT sekaligus memotivasi personel agar terus meningkatkan keterampilan. Menurutnya, peningkatan kualitas penyelenggaraan dan spesifikasi perlombaan turut mendukung persiapan tim dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.

“Intinya, kami akan terus meningkatkan kompetensi tim untuk menunjang kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di site maupun di seluruh instalasi PAMA Group di Indonesia. Kami juga harus selalu siap berpartisipasi apabila dibutuhkan untuk memberikan bantuan kemanusiaan,” ujar Puguh kepada awak media di Cileungsi, Bogor, Sabtu (11/10).

Ia menambahkan, PFRC ke-11 juga menjadi momentum evaluasi sebelum tim mengikuti IFRC di PT Freeport Indonesia, Timika, Papua pada 22 Oktober-1 November mendatang. Tim yang akan diberangkatkan merupakan gabungan personel dari head office, CCOS, dan sejumlah site.

SRGS Division Head PAMA, TH Puguh Sasetyo (kiri), menyerahkan penghargaan Best Captain kepada Muhamad Sulhan, Kapten PAMA CCOS. Dokumentasi: Rian/TAMBANG.

“Untuk sementara, tim akan beristirahat terlebih dahulu. Selanjutnya, kami akan fokus pada persiapan teknis untuk kompetisi di Papua,” imbuhnya.

Persiapan lanjutan akan dilakukan melalui latihan teknis dan evaluasi terhadap kekurangan yang ditemukan selama kompetisi. Menurut Puguh, penyegaran kemampuan diperlukan karena IFRC akan mempertemukan tim-tim dengan kompetensi tinggi, termasuk tim dari Freeport.

PAMA juga akan mengevaluasi pelaksanaan PFRC ke-11 bersama panitia untuk mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki.

“Selain itu, perusahaan mempertimbangkan usulan penyelenggaraan kompetisi serupa dengan cakupan Astra Group, dengan memperhatikan kesiapan dan kebutuhan masing-masing perusahaan,” imbuhnya.

Direktur KPP Mining, Tutut Rahendro, menilai PFRC memiliki peran penting dalam membangun kesiapsiagaan sekaligus menjaga kondisi fisik personel ERT. Anggota tim penyelamat harus memiliki daya tahan tinggi dan kemampuan merespons keadaan darurat secara cepat agar penanganan dapat dilakukan pada momen yang tepat.

“PFRC menjadi ajang yang mendorong mereka untuk terus menjaga kebugaran tubuh. Selain itu, kegiatan ini juga diselenggarakan agar kita tidak kehilangan golden moment atau momen krusial ketika terjadi keadaan darurat,” kata Tutut.

Ia menegaskan, keterampilan yang diperoleh melalui latihan dan kompetisi tidak hanya berguna di lingkungan kerja, tetapi juga dapat diterapkan dalam misi kemanusiaan di berbagai wilayah Indonesia.

Pengalaman tersebut diharapkan membentuk personel yang semakin matang dan mampu menjadi instruktur bagi anggota yang lebih muda. KPP Mining sendiri memiliki dua tim, yakni KPP 1 dan KPP 2.

Penutupan ajang tahunan PAMA Fire Rescue Challenge (PFRC) ke-11. Dokumentasi: Rian/TAMBANG.

“Kalau dari KPP Mining, tahun lalu teman-teman mungkin belum berhasil meraih juara pertama. Namun, sekarang sudah ada yang berhasil menjadi juara pertama. Ke depannya, harapan kami tentu bisa meningkatkan prestasi lagi, bahkan meraih gelar juara umum,” imbuhnya.

PFRC Perkuat Budaya Keselamatan dan Kepedulian Kemanusiaan

Sementara itu, Direktur PT Asmin Bara Bronang, Erdhani Febrianto, mengapresiasi manajemen PAMA Group atas penyelenggaraan PFRC yang dinilainya terus mengalami peningkatan, baik dari sisi kualitas maupun skenario perlombaan.

Erdhani menyebut PFRC sebagai miniatur fungsi ERT yang sesungguhnya karena menguji kesiapan personel dalam menjalankan tugas kemanusiaan dan melindungi keselamatan jiwa.

“Saya melihat kegiatan seperti ini merupakan miniatur dari fungsi ERT yang sesungguhnya. Secara filosofis, ERT memiliki dua aspek utama yang harus diemban, yaitu aspek kemanusiaan dan aspek keselamatan jiwa,” ujar Erdhani dalam kesempatan yang sama.

Ia menekankan, keberhasilan dalam kompetisi tidak semata-mata diukur dari prestasi yang diraih. Lebih penting, semangat dan keterampilan yang diperoleh harus diterapkan kembali di area kerja masing-masing agar ERT dapat berfungsi secara optimal.

Dokumentasi: Rian/TAMBANG.

Kata dia, selain menangani keadaan darurat, tim ERT juga diharapkan berperan aktif dalam mendorong pencegahan insiden (incident prevention). Dengan demikian, PFRC diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis personel, tetapi juga memperkuat budaya keselamatan di seluruh lingkungan PAMA Group.

“Bahkan, tim ERT diharapkan mampu memberikan nilai tambah, antara lain dengan mengajak dan mengampanyekan kegiatan-kegiatan yang bersifat incident prevention atau pencegahan insiden,” pungkasnya.

Berikut Daftar Lengkap Pemenang PFRC ke-11

1. Fireman Competency Test (Written Test & Individual Skill)

  • Juara 1: PAMA MCIP
  • Juara 2: PAMA Head Office
  • Juara 3: PAMA CCOS
  • Harapan 1: PT Kalimantan Prima Persada 1
  • Harapan 2: PT Kalimantan Prima Persada 2

2. Collapsed Structure Search and Rescue

  • Juara 1: PAMA CCOS
  • Juara 2: PT Kalimantan Prima Persada 1
  • Juara 3: PAMA Head Office
  • Harapan 1: PAMA MCIP
  • Harapan 2: PAMA INDO

3. High Angle Rescue Technique & Confined Space Rescue

  • Juara 1: PAMA Head Office
  • Juara 2: PAMA CCOS
  • Juara 3: PAMA MCIP
  • Harapan 1: PT Kalimantan Prima Persada 1
  • Harapan 2: PAMA ARIA

4. Under Water Rescue

  • Juara 1: PAMA CCOS
  • Juara 2: PAMA INDO
  • Juara 3: PAMA Head Office
  • Harapan 1: PAMA MCIP
  • Harapan 2: PAMA MTBU

5. Structural Fire Search & Rescue and Road Accident Rescue

  • Juara 1: PAMA CCOS
  • Juara 2: PAMA MCIP
  • Juara 3: PT Head Office
  • Harapan 1: PAMA ARIA
  • Harapan 2: PT Kalimantan Prima Persada 1

6. Firefighter Combat Challenge

  • Juara 1: PT Kalimantan Prima Persada 1
  • Juara 2: PAMA MCIP
  • Juara 3: PAMA Head Office
  • Harapan 1: PAMA BRCG
  • Harapan 2: PAMA CCOS

Juara Umum PFRC ke-11 Tahun 2026

  • Juara Umum 1: PAMA CCOS
  • Juara Umum 2: PAMA MCIP
  • Juara Umum 3: PAMA Head Office

Penghargaan Individu dan Tim

  • Best Captain: Muhamad Sulhan (Kapten PAMA CCOS)
  • Best SCBA: Darino (PAMA CCOS)
  • Best Medic: Rahman (PAMA CCOS)
  • Best Safety Team: PAMA MCIP

Melalui penyelenggaraan PFRC secara berkelanjutan, PAMA Group berharap kompetensi personel ERT semakin meningkat, tidak hanya dalam aspek teknis penyelamatan, tetapi juga dalam penerapan budaya keselamatan dan pencegahan insiden di lingkungan kerja.

Sebaia informasi, PAMA Fire Rescue Challenge (PFRC) ke-11 tahun 2026 berlangsung di PAMA CCOS, Cileungsi, Bogor, pada 5–10 Oktober 2026.

Diikuti 19 tim, kompetisi ini mempertandingkan enam kategori, yakni Fireman Competency Test (Written Test & Individual Skill), Structural Fire Search & Rescue and Road Accident Rescue, High Angle Rescue Technique & Confined Space Rescue, Under Water Rescue, Collapsed Structure Search and Rescue, serta Firefighter Combat Challenge.

Artikel Terkait