PAMA Gelontorkan Pinjaman Pada PT Suprabari Mapanindo Senilai Rp.564,20 Miliar

PAMA Gelontorkan Pinjaman Pada PT Suprabari Mapanindo Senilai Rp.564,20 Miliar

Jakarta,TAMBANG, Salah satu kontraktor pertambangan papan atas, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) baru saja menandatangani Perjanjian Pinjaman dengan PT Suprabari Mapanindo (SMM). Dalam perjanjian tersebut, anaka usaha PT United Tractors,Tbk (UNTR) ini akan memberikan pinjaman senilai USD40 juta atau setara dengan Rp 564,20 miliar kepada SMM. Dana ini akan digunakan sebagai modal kerja oleh PT SMM.  

Dalam penjelasannya, PAMA memilih melakukan transaksi dengan SMM yang merupakan pihak terafiliasi karena bagi PAMA, transaksi ini dapat membantu kegiatan operasional SMM. “Selain itu lebih menguntungkan bagi PAMA apabila mendapatkan pendapatan bunga dari pemberian pinjaman dibandingkan deposito,”terang Sekretaris Perusahaan PT United Tractors,Tbk Sara K Loebis.

Pinjaman ini memiliki bunga LIBOR +2% dengan periode bunga  satu, dua, tiga, atau enam bulan (atau periode lain yang disepakati). Periode pinjaman selama lima tahun dengan sifat berulang (revolving).

Dijelaskan pula bahwa perseroan telah mengungkapkan semua informasi yang wajib diketahui oleh masyarakat dan tidak ada fakta material yang tidak diungkapkan atau dihilangkan sehingga menyebabkan informasi yang diberikan sehubungan dengan transaksi di atas menjadi tidak benar dan/atau menyesatkan,”terang laporan tersebut.

Transaksi ini bukan merupakan transaksi benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020, karenanya tidak memerlukan persetujuan pemegang saham independen. Selain itu transaksi ini juga bukan merupakan transaksi material (sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 mengenai transaksi material dan perubahan kegiatan usaha utama karena nilai transaksi ini tidak memenuhi threshold yang ditetapkan dalam POJK 17/2020. Sehingga transaksi ini hanya merupakan transaksi afiliasi.

Untuk diketahui, SMM merupakan anak usaha dari PT Tuah Turangga Agung (TTA) dengan kepemilikan 80,1%. Sementara PT Tuah Turangga Agung merupakan anak usaha PAMA yang menguasai 72,01% saham dan sisanya dimiliki oleh UNTR. 

Artikel Terkait

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda