OTK Tembaki Area Tambang Grasberg Freeport, Satu Korban Jiwa

Insiden penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) terjadi di area tambang terbuka Grasberg milik PT Freeport Indonesia pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 08.30 WIT. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang karyawan meninggal dunia.

OTK Tembaki Area Tambang Grasberg Freeport, Satu Korban Jiwa
Ilustrasi tambang Grasberg. Sumber: Freeport Indonesia.

Jakarta, TAMBANG – Insiden penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) terjadi di area tambang terbuka Grasberg milik PT Freeport Indonesia pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 08.30 WIT. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang karyawan meninggal dunia.

Melalui keterangan resmi, perusahaan mengonfirmasi bahwa korban adalah karyawan bernama Simson Mulia (48). Manajemen perusahaan menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut.

“Keluarga besar PTFI sangat berduka atas kehilangan satu orang rekan karyawan atas nama Sdr. Simson Mulia, usia 48 tahun, yang meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan memberikan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati dalam keterangan tertulis, Rabu (11/3).

Perusahaan menyatakan saat ini terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah untuk menangani insiden tersebut dan memastikan situasi di area operasional tetap terkendali.

“Keselamatan dan keamanan seluruh karyawan serta semua pihak di wilayah operasional kami tetap menjadi prioritas utama kami,” tambah Katri.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan bersama aparat keamanan masih melakukan langkah-langkah penanganan lebih lanjut terkait insiden penembakan tersebut di area tambang terbuka Grasberg.

Artikel Terkait

Gunakan Energi Terbarukan di Wilayah Operasi, ANTAM Berhasil Turunkan Konsumsi Energi 59 Persen

Gunakan Energi Terbarukan di Wilayah Operasi, ANTAM Berhasil Turunkan Konsumsi Energi 59 Persen

Jakarta, TAMBANG - PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) berhasil menurunkan konsumsi energi sebesar 59% sepanjang semester I 2026. Hal ini berkat pemanfaatan sumber energi terbarukan di seluruh kegiatan operasional. Corporate Secretary ANTAM, Wisnu Danandi Haryanto mengatakan, efisiensi energi menjadi bagian penting dalam meningkatkan efektivitas operasional sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan

By Rian Wahyuddin