Operasi Penambangan J Resources, Beri Manfaat Ganda Lewat Penerapan Good Mining Practice

Operasi Penambangan J Resources, Beri Manfaat Ganda Lewat Penerapan Good Mining Practice

Jakarta,TAMBANG,-Industri pertambangan punya karakteristik selain padat modal juga padat karya. Kehadiran industri pertambangan di suatu wilayah akan memberikan dampak ganda bagi perekonomian wilayah. Sulawesi Utara menjadi salah satu daerah dengan potensi tambang khusus pertambangan emas. Ada sejumlah manfaat yang didapat mulai dari pendapatan pajak, royalti, Penerimaan Negara Bukan Pajak serta penyerapan tenaga kerja lokal.

Saat ini ada beberapa perusahaan tambang yang beroperasi di Wilayah Sulawesi Utara diantaranya PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM). Perusahaan yang merupakan anak usaha dari PT J Resources Asia Pasifik, Tbk, (PSAB) mengelola tambang emas di wilayah Bolaang Mongondow.

Saat ini JRBM mengelola dua blok yaitu Blok Bakan dan Blok Lanut. Blok Bakan masih aktif baik kegiatan ekplorasi maupun produksi. Sementara Blok Lanut telah memasuki fase reklamasi sesuai aturan Rencana Penutupan Tambang. Hal ini menunjukkan bahwa setelah selesai menambang perusahaan menjalankan kewajiban menjaga lingkungan hingga selesai dengan baik sesuai regulasi. Mengingat ada sebagian konsesi ada di kawasan hutan, JRBM pun telah mengantongi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dari Kementerian Kehutanan.
Dalam kegiatan operasi produksi, perusahaan berkomitmen menjalankan tata kelola pertambangan yang baik dan benar (Good Mining Practice).

Buah dari komitmen ini, perusahaan telah mengantongi sejumlah pernghargaan mulai dari Penghargaan Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara Kategori Utama, Penghargaan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan Mineral dan Batubara Kategori Utama, serta Pengelolaan Konservasi Mineral dan Batubara Kategori Pratama.

Belum lama ini perusahaan sukses meraih penghargaan PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup terkait kinerja lingkungannya. Pencapaian peringkat Hijau ini menunjukkan perusahaan telah mencapai kinerja lingkungan melampaui pemenuhan regulasi.

Tak hanya unggul dalam aspek teknis, JRBM juga terbukti berdampak nyata bagi masyarakat. Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), fokusnya pada pertanian budidaya kakao.

Hasilnya, pada 2024, JRBM kembali menorehkan prestasi dengan menyabet Penghargaan Subroto serta dua Penghargaan Tamasya (Tambang Menyejahterakan Masyarakat) dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, masing-masing untuk Kategori Perencanaan dan Kategori Implementasi pada Bidang Peningkatan Pendapatan Riil masyarakat sekitar tambang.

Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Iskandar Kamaru, menyampaikan apresiasinya atas profesionalitas perusahaan ini. “PT JRBM sejauh ini menurut pandangan kami selaku pemerintah daerah Bolsel merupakan perusahaan pertambangan yang sudah cukup paripurna. Dari sisi perijinan dan lain sebagainya tentu sudah memenuhi syarat, bahkan sudah pernah mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat,” ujar Kamaru.

Dikonfirmasi terpisah, General Manager Eksternal dan Sekuriti JRBM, Andreas Saragih, juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan operasional JRBM berjalan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. “Kami di JRBM berkomitmen penuh menjalankan pertambangan secara legal, transparan, dan berwawasan lingkungan. Seluruh ijin yang kami miliki, termasuk Kontrak Karya dan IPPKH, merupakan bentuk tanggung jawab kami kepada negara, masyarakat, dan lingkungan,” kata Andreas Saragih.

Dengan rekam jejak yang kuat, perijinannya, kontribusinya pada pendapatan nasional dan daerah, penyerapan tenaga kerja lokal, hingga penghargaan nasional, membuktikan bahwa pertambangan berkontribusi nyata kepada negara, daerah, dan lingkungan. Dalam lanskap pertambangan nasional, JRBM mempraktekkan profesionalisme dan kepatuhan yang patut diapresiasi dan dijadikan contoh.

Artikel Terkait

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin
KPR Silika Jalani Penilaian Dokumen Lingkungan, Perkuat Komitmen Pengelolaan Dampak Tambang di Bombana

KPR Silika Jalani Penilaian Dokumen Lingkungan, Perkuat Komitmen Pengelolaan Dampak Tambang di Bombana

Jakarta, TAMBANG - PT Kasmar Poleang Raya (KPR Silika) menjalani penilaian dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL) untuk rencana kegiatan pertambangan pasir silika beserta fasilitas penunjangnya di Kecamatan Poleang Selatan dan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Penilaian yang

By Rian Wahyuddin