NHM Edukasi Ratusan Pelajar Kurangi Plastik di Hari Peduli Sampah Nasional 2026

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menggelar kegiatan edukasi lingkungan bagi ratusan pelajar dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026.

NHM Edukasi Ratusan Pelajar Kurangi Plastik di Hari Peduli Sampah Nasional 2026
Istimewa.

Jakarta, TAMBANG – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menggelar kegiatan edukasi lingkungan bagi ratusan pelajar dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Perusahaan tambang emas tersebut juga melakukan aksi nyata berupa kegiatan bersih-bersih lingkungan dan pembagian 250 tumbler kepada pelajar di kawasan Pelabuhan Tobelo, Desa Rawajaya, Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Sabtu (28/2).

Kegiatan ini digelar dengan berkolaborasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Halmahera Utara dalam gerakan bertajuk “Gerakan Nasional Indonesia ASRI.”

Aksi bersih difokuskan pada pengangkatan sampah plastik yang mendominasi area pelabuhan, yang merupakan salah satu ruang publik strategis di Tobelo. Dalam kegiatan tersebut, NHM diwakili oleh Irwan Malaka dari Yayasan NHM Peduli dan Dodi Panudu dari Departemen Government Relations & Permitting yang turut turun langsung bersama unsur Forkopimda.

Irwan Malaka mengatakan, edukasi dan pembiasaan membawa wadah minum sendiri merupakan langkah sederhana namun berdampak besar dalam menekan timbulan sampah plastik.

“Perubahan besar selalu dimulai dari kebiasaan kecil. Kami berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah dan keluarga,” ujar Irwan dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3).

Mewakili Bupati Halmahera Utara, Sekretaris Daerah Halmahera Utara Dr. E.J. Papilaya menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan lingkungan.

“Dalam momentum bulan suci Ramadhan, gerakan ini menjadi pengingat bahwa kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Bersih adalah cerminan kepedulian dan tanggung jawab kita terhadap lingkungan,” jelas Papilaya.

Istimewa.

Selain aksi bersih lingkungan, NHM juga menjadi sponsor utama kegiatan dengan menyumbangkan 250 tumbler yang dibagikan kepada siswa-siswi SD, SMP, dan SMA/SMK. Inisiatif ini ditujukan untuk mendorong perubahan perilaku sejak dini melalui pengurangan penggunaan botol plastik sekali pakai.

Sebagai perusahaan yang menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan, NHM menempatkan pengelolaan lingkungan sebagai bagian integral dari operasional. Partisipasi dalam HPSN 2026 menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung agenda nasional pengurangan sampah dan pembangunan yang lebih hijau.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Halmahera Utara Dr. E.J. Papilaya, M.T.P., Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf. Alex Donald M.L. Gaol, S.E., M.M., Kajari Halut Bambang Sunoto, S.H., M.H., serta unsur TNI-Polri dan pemangku kepentingan daerah lainnya.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Indonesia menghasilkan sekitar 68 juta ton sampah per tahun, dengan hampir seperlimanya berupa plastik. Di tengah tantangan tersebut, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) mengambil langkah konkret melalui aksi bersih lingkungan dan pembagian 250 tumbler kepada pelajar di Kota Tobelo dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin