Multi Power Aditama Buka Cabang di Muara Enim, Perkuat Jantung Batu Bara Sumatera 

Multi Power Aditama Buka Cabang di Muara Enim, Perkuat Jantung Batu Bara Sumatera 

Jakarta, TAMBANG – PT Multi Power Aditama (MPA), penyedia komponen alat berat terkemuka di Indonesia resmi membuka cabang baru di Muara Enim, Sumatera Selatan, pada Sabtu (15/11).

Kehadiran kantor baru yang berlokasi di kawasan industri tambang strategis ini menandai langkah ekspansi penting perusahaan dalam mendukung pertumbuhan industri batu bara di wilayah tersebut.

Perwakilan Manajemen PT Multi Power Aditama Group, Joseph Effendy, mengatakan bahwa ekspansi ini merupakan langkah strategi untuk memastikan kesiapan perusahaan dalam menghadapi dinamika industri pertambangan di Sumatera Selatan.

“Kami melihat perkembangan signifikan di kawasan ini, terutama dalam beberapa tahun terakhir. Pembukaan cabang Muara Enim adalah komitmen kami untuk berada lebih dekat dengan pelanggan, memberikan dukungan lebih cepat, dan memastikan setiap kebutuhan operasional mereka terpenuhi dengan standar layanan terbaik,” ujar Joseph dalam keterangan yang diterima tambang.co.id, Senin (17/11).

Joseph menyampaikan, pembukaan cabang Muara Enim menjadi jawaban atas meningkatnya aktivitas pertambangan di Muara Enim, Lahat, dan Tanjung Enim, yang selama ini mengandalkan layanan dari cabang MPA di Palembang dan Banjarmasin. 

“Dengan operasional yang kini lebih dekat, proses distribusi suku cadang, layanan teknis di lapangan, hingga dukungan purna jual dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien,” imbuh dia. 

Selama lebih dari tiga dekade, MPA dikenal sebagai penyedia komponen alat berat terkemuka, yang fokus pada komponen undercarriage dan ground pulling tools (GET) untuk sektor pertambangan, pertanian & kehutanan, konstruksi, dan industri. 

Pembukaan cabang Muara Enim menegaskan komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan berkualitas tinggi dan memastikan kebutuhan pelanggan di wilayah Sumatera bagian selatan terpenuhi tanpa hambatan.

Cabang Muara Enim juga diproyeksikan menjadi pusat layanan purna jual dan perawatan alat berat untuk wilayah Sumatera Selatan bagian tengah. Dengan dukungan fasilitas gudang berkapasitas besar, petugas pengawasan, serta sistem logistik internal yang telah teruji, MPA menargetkan cabang ini menjadi salah satu titik pelayanan paling aktif di jaringan nasional perusahaan.

Dengan bertambahnya jaringan layanan nasional di Muara Enim, MPA mempertegas posisinya sebagai mitra strategis bagi industri pertambangan. 

“Ekspansi ini tidak hanya mewujudkan pertumbuhan bisnis, tetapi juga bentuk konsistensi perusahaan dalam mendukung kemajuan sektor tambang Indonesia melalui layanan yang lebih dekat, responsif, dan dapat diandalkan,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin