Mifa Bersaudara Tanam Ratusan Pohon di Meulaboh

Mifa Bersaudara Tanam Ratusan Pohon di Meulaboh
Meulaboh, TAMBANG – PT Mifa Bersaudara (Mifa) menggelar serangkaian aksi peduli lingkungan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni lalu. Mifa melalukan penanaman sebanyak 650 pohon di areal tambang.   Kegiatan yang dilakukan anak usaha PT ABM Investama Tbk (ABM) ini dilaksanakan mulai 15 Juni lalu dan berakhir pada 29 Juni 2019, yang diikuti oleh seluruh karyawan, mitra, kontraktor, dan subkontraktor Mifa di Meulaboh, Aceh.   Environment Superintendent Mifa Aswan Dewangga mengungkapkan, kebanggaannya menjadi bagian dunia untuk melestarikan lingkungan hidup dengan cara melakukan penanaman pohon kembali di areal tambang Mifa, yang telah direklamasi selama dua tahun belakangan ini.   “Kampanye ini sebagai komitmen kami terhadap lingkungan dengan melakukan aktivitas pengelolaan lingkungan yang terkait dengan proses penambangan di Meulaboh,” ungkap Aswan melalui keterangan resmi, Jumat (28/6).   Aswan yang juga menjadi Ketua Panitia Rangkaian Acara Peringatan Hari Lingkungan Sedunia di kawasan Mifa mengungkapkan, kegiatan bagi-bagi pohon ini adalah upaya penghijauan lingkungan dengan tujuan mengurangi polusi udara. Sehingga, semboyan “Biru Langitku, Hijau Bumiku” dapat terwujud seiap waktu.   Menurutnya, kegiatan ini juga untuk memberikan gambaran kepada kontraktor lokal bahwa tingkat keberhasilan reklamasi Mifa sudah cukup baik. Saat ini areal tambang yang telah direklamasi selama dua tahun telah memiliki pohon dengan tinggi sekitar 4-5 meter. “Dengan pertumbuhan pohon di areal tambang berarti meningkatkan produksi oksigen dan dapat mengurangi efek emisi gas rumah kaca,” tambah Aswan.     Selain melakukan penanaman pohon, kata Aswan, rangkaian acara lainnya antara lain melakukan Enviro Run-FunBike yang telah dilakukan pada Minggu (23/6). Aswan menjelaskan, kegiatan seperti bersepeda bersama di wilayah operasi Mifa masih jarang dilakukan. Gelaran ini menjadi ajang aktualisasi sekaligus promosi dalam mengkampanyekan gaya hidup sehat ke masyarakat.   Selain karyawan Mifa, menurut Aswan, kegiatan juga menggandeng semua Mitra Kerja PT. Mifa Bersaudara. Total jarak yang dilalui peserta lari kurang lebih 6 kilometer, sedangkan para pesepeda menempuh sekitar 16,5 kilometer.   Uniknya dalam kegiatan bersepeda santai ini, para peserta yang sekitar 120 orang juga membagikan bibit tanaman buah di sepanjang rute yang dilalui. “Total bibit yang diserahkan ke masyarakat sebanyak 150 buah, terdiri dari jeruk, jambu, mangga, dan sebagainya,” tutur Aswan.   Kepala Teknik Tambang Mifa Adi Risfandi menjelaskan, selain peduli terhadap lingkungan, kegiatan ini juga untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan para pekerja di lingkungan tambang. “Kami juga berharap team bonding antara karyawan, kontraktor, maupun masyarakat sekitar semakin erat sehingga berdampak positif terhadap kinerja dan prestasi mereka di pekerjaan,” jelas Adi Risfandi.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda