Menteri ESDM Sebut B40 Siap Diluncurkan Awal Tahun 2025

B40
Menteri ESDM, Arifin Tasrif.

Jakarta, TAMBANG – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif menyebut kebijakan B40 siap diluncurkan awal tahun 2025.

“Iya (awal tahun 2025). Kita sudah siap,” ungkap Menteri Arifin saat ditemui di Kementerian ESDM, Jumat (12/7).

Menteri Arifin menjelaskan, kesiapan implementasi B40 sudah pada tahap uji coba, aspek teknis, pemenuhan pasokan dan termasuk pendanaan.

“Kita udah siap, uji coba udah siap, teknis siap, pasokan juga siap, pendanaan siap. tinggal laucnhing aja,” imbuh Arifin.

B40 atau biodiesel merupakan campuran minyak kelapa sawit alias Crude Palm Oil (CPO) sebesar 40 persen dan solar 60 persen.

Saat ini, kebijakan mandatori bahan bakar nabati (BBN) tersebut baru mencapai B35 yang diluncurkan pada 1 Februari 2023.

Sebagaimana diketahui, program bauran solar dengan minyak sawit ini sudah dijalankan pemerintah sejak tahun 2006.

Pada tahun 2008, pemerintah menerapkan biodiesel sebesar 2,5 persen dan meningkat drastis pada tahun 2016 yang sebesar 20 persen atau B20.

Artikel Terkait

PERHAPI, IAGI dan PERMINAS Sepakat Mulai Garap Data Mineral Tanah Jarang Indonesia

PERHAPI, IAGI dan PERMINAS Sepakat Mulai Garap Data Mineral Tanah Jarang Indonesia

Jakarta,TAMBANG,- Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) dan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) baru-baru ini menandatangani kesepakatan dengan PT Perusahaan Mineral Nasional (PERMINAS). Ketiga pihak ini sepakat untuk melakukan validasi, estimasi dan pelaporan sumber daya dan cadangan logam tanah jarang di Indonesia. Kegiatan penandatanganan nota kesepakatan ini dilaksanakan di

By Egenius Soda