Menteri ESDM Lantik Sujatmiko Jadi Direktur Batubara

Menteri ESDM Lantik Sujatmiko Jadi Direktur Batubara
Jakarta, TAMBANG – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif melantik pimpinan baru di level eselon II Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba). Dalam pelantikan tersebut, Sujatmiko disahkan sebagai Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara.   “Melantik satu orang pejabat rotasi setara Eselon II di lingkungan Kementerian ESDM. Sujatmiko jabatan baru Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara” kata Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerjasama Kementerian ESDM, Agung Pribadi melalui siaran resminya, Senin (25/11).   Sebelumnya, Sujatmiko merupakan pejabat eselon II Kementerian ESDM yang menduduki posisi Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi.   Dengan demikian, Sujatmiko resmi menggantikan Direktur Batubara sebelumnya, Hendrasto yang purna tugas karena pensiun.

Artikel Terkait

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda