Menteri ESDM Bahlil Akui Pengawasan Komoditas di Smelter Terintegrasi Masih Lemah

Bahlil smelter
Ilustrasi smelter

Jakarta, TAMBANG – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengakui bahwa pengawasan terhadap komoditas mineral di smelter terintegrasi masih lemah. Pernyataan itu disampaikannya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI.

“Menyangkut dengan pengawasan ketat di kawasan industri, jujur saja kemarin turun ke lapangan, itu benar itu. Kita tidak bisa mengawasi antara smelter dengan tambang yang jaraknya cuma 2 km,” ucap Menteri Bahlil dikutip Jumat (4/7).

Akibat lemahnya pengawasan di smelter yang terintegrasi dengan kawasan tambang, jumlah komoditas yang ditambang kerap tak sesuai dengan data dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Kondisi ini berbeda dengan komoditas yang dikirim lewat jalur pengapalan, yang diawasi ketat karena melibatkan otoritas kesyahbandaran.

“RKAB itu kan dicek, berapa volumenya itu ketika pengapalan, sekian ton masuk. Tapi kalau yang langsung-langsung, siapa yang jaga mereka,” imbuh Bahlil.

Bahlil menegaskan, ke depan Kementerian ESDM akan menugaskan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) untuk menangani persoalan tersebut.

Baca juga: Pengusaha Nilai Pengembalian RKAB ke Skema Tahunan Hambat Investasi

“Nah, dengan Dirjen Gakkum yang ada, tugasnya 24 jam untuk mengecek jangan RKAB dikasih 10 juta dia produksi 15 juta. Ini yang terjadi kan,” jelasnya.

Sorotan terhadap lemahnya pengawasan produksi mineral di smelter terintegrasi sebelumnya disampaikan Wakil Ketua Komisi XII DPR, Bambang Haryadi. Saat meninjau salah satu smelter bersama Dirjen Minerba Tri Winarno, ia menemukan timbangan komoditas yang seharusnya berfungsi justru tidak berfungsi.

“Kami waktu itu dengan Pak Tri melakukan kunjungan ke wilayah industri, timbangannya pun mati. Dan timbangannya pun sedikit. Dijaga ketika ada kunjungan DPR, ketika coba kami tanya ternyata itu dinyalain hanya karena ada kunjungan,” jelas Bambang dalam rapat tersebut.

“Dulu Dirjen kita tanya, memang belum ada skemanya. Bahkan hanya berdasarkan dari surveyor, pernah kami sampaikan bahwa surveyor itu dibayar oleh pembeli,” tambah Bambang.

Artikel Terkait

Minerba Convex 2026 Resmi Dibuka, Dorong Hilirisasi Berkeadilan dan Manfaat Tambang untuk Daerah

Minerba Convex 2026 Resmi Dibuka, Dorong Hilirisasi Berkeadilan dan Manfaat Tambang untuk Daerah

Jakarta, Senin, 2 November 2026 – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia resmi membuka pagelaran Minerba Convex 2026 di JIExpo, Kemayoran Jakarta, Senin (2/10). Dalam kesempatan tersebut, Menko Bahlil menegaskan bahwa hilirisasi harus dijalankan dengan prinsip keadilan. Menurutnya, hilirisasi tidak

By Rian Wahyuddin
Lima Bulan Dampingi Pengobatan Kasmari hingga ke Jakarta, NHM Peduli Hadir untuk Warga Lingkar Tambang

Lima Bulan Dampingi Pengobatan Kasmari hingga ke Jakarta, NHM Peduli Hadir untuk Warga Lingkar Tambang

Jakarta, TAMBANG - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus diwujudkan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli. Salah satunya dengan memberikan pendampingan kepada Kasmari (63 tahun), seorang petani yang tinggal di Desa Beringin Agung, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara, yang saat ini tengah menjalani pengobatan limfoma non-Hodgkin. Penyakit

By Rian Wahyuddin
Hingga Kuartal III Tahun ini, MYOH Sukses Catat Kinerja Positif di Semua Lini

Hingga Kuartal III Tahun ini, MYOH Sukses Catat Kinerja Positif di Semua Lini

Jakarta,TAMBANG,- Kinerja moncer berhasil dibukukan perusahaan kontraktor tambang, PT Samindo Resources Tbk (“Perseroan”). Emiten berkode MYOH ini berhasil membukukan akselerasi kinerja operasional dan lonjakan profitabilitas yang solid sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026. Penguatan ini ditopang oleh pertumbuhan produktivitas pada seluruh lini jasa pertambangan utama Perseroan. Perusahaan mencatat kinerja

By Egenius Soda
Ditjen Minerba: 2.587 UMKM Binaan Perusahaan Tambang, PPM Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

Ditjen Minerba: 2.587 UMKM Binaan Perusahaan Tambang, PPM Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penguatan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) agar manfaat kegiatan pertambangan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat di sekitar wilayah operasi. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan keberhasilan sektor

By Rian Wahyuddin