Mengenal Rumah Kemas Batiwakkal milik PT Berau Coal

Mengenal Rumah Kemas Batiwakkal milik PT Berau Coal
Jakarta,TAMBANG,-Inovasi terus dilakukan salah satu perusahaan tambang batubara PT Berau Coal terkait kegiatan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Berau, Kalimantan timur ini membangun Rumas Kemas Berau Creative sebagai salah satu unit program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Rumah Kemas Berau ini didirikan untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat di Kabupaten Berau khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Rumas Kemas Berau Creative menjadi pusat penjualan dan pendampingan untuk produk-produk UMKM dampingan PT Berau Coal yang berada di wilayah lingkar tambang perusahaan di Kabupaten Berau. Pendampingan yang dilakukan dari kualitas produk, kemasan, aspek legalitas hingga sertifikasi halalnya.
Rumah Kemas Batiwakkal
Produk-produk UMKM yang dijual seperti Madunta (Madu Hutan Asli Kalimantan), Berau Cocoa (Produk Cokelat dari Biji Kakao Berau), Amplang, Kue Cincin Angka 8, Keripik Pisang Batubara, Batik khas Berau, Pernak-pernik, dan produk UMKM khas Berau lainnya. Di tahun 2023 ini, Rumah Kemas Berau Creative juga mengusung konsep Cafe yang terintegrasi dengan Pusat Penjualan Oleh-oleh di Kabupaten Berau. Hal ini bertujuan untuk memberikan wadah yang lebih luas lagi untuk meningkatkan pemasaran produk UMKM-UMKM di Kabupaten Berau. Setiap pembelian produk di Rumah Kemas Batiwakkal, maka pembeli telah berkontribusi dalam peningkatan ekonomi pelaku UMKM di Kabupaten Berau. Dalam ajang Indonesia Coal Summit yang dilaksanakan Majalah TAMBANG di Balikpapan, Rumah Kemas Batiwakkal menjadi salah satu yang dijadikan sebagai souvenir untuk pembicara dan peserta.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin