Memodernisasikan Perkeretaapian Indonesia Menjadi Peluang Sektor Infrastruktur

Memodernisasikan Perkeretaapian Indonesia Menjadi Peluang Sektor Infrastruktur
Jakarta – TAMBANG. Besarnya animo pelaku industri perkeretaapian, menciptakan sebuah peluang strategis untuk mengembangkan industri perekeretapaian nasional. Didukung dengan antusiasme dari Pemerintah, sehingga peluang menjadi sinergis dengan adanya tindakan masif dalam pembangunan sarana dan prasarana perkeretaapian. Animo dan antusiasme terbukti dengan adanya kehadiran pameran dagang yang berfokus pada teknologi terbaru, peralatan dan jasa untuk industri kereta api. Pameran RailwayTech Indonesia 2017 yang diselenggarakan oleh PT Global Expo Management (GEM Indonesia) ini sangat potensial bagi pemasok rel kereta api lokal dan internasional untuk memamerkan layanan terbaru mereka yang inovatif. Pada bidang teknologi kereta api & peralatan, teknologi infrastruktur kereta api, interior gerbong kereta api juga akan dipamerkan dan diharapkan dapat dikunjungi oleh pelaku usaha maupun masyarakat dari seluruh dunia. Perkembangan pembangunan infrastruktur perkeretaapian di tanah air telah berubah signifikan dalam hal pemerataan pembangunan. Sebelumnya pemerintah hanya melakukan pembangunan infrastruktur riil kereta api di pulau Jawa, kini meluas hingga ke seluruh Indonesia. Dengan ketersedian infrastruktur yang beragam dana memadai, maka efisiensi lebih tercipta. Sektor riil akan lebih perpeluang tumbuh lebih besar karena para pelaku usaha kecil hingga besar sama-sama diuntungkan dengan biaya transportasi dan logistik yang lebih murah. Modernisasi teknologi perkeretaapian nasional merupakan syarat utama dalam peningkatan layanan transportasi perkeretaapian, karena penggunaan teknologi yang telah usang menimbulkan biaya tinggi. Konsep modernisasi teknologi perkeretaapian nasional harus diarahkan pada penggunaan teknologi sarana perkeretaapian yang berdaya angkut massal, kecepatan tinggi, hemat energi dan ramah lingkungan. Teknologi perkeretaapian yang modern telah berkembang pesat terutama untuk teknologi sistem kendali operasi bahkan sampai pada teknologi tanpa awak. GEM Indonesia bersama dengan MASKA (Masyarakat Perkeretaapian Indonesia) berharap pameran RailwayTech Indonesia 2017 ini dapat menghadirkan pelaku bisnis perkeretaapian agar dapat memberikan informasi terkait perkembangan secara inovasi maupun teknologi perkeretaapian. Sebagai perusahaan yang mengedepankan teknologi tinggi dalam transportasi, Siemens dan GE Transportasi turut meriahkan pameran RailwayTech Indonesia 2017 akan diselenggarakan pada 29 Maret – 1 April 2017 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran – Jakarta. Pameran ini akan dihadiri lebih dari 25 operator kereta api Internasional dan diikuti oleh 150 peserta dari kalangan industri perkeretaapian dari manca negara.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin