MDKA Komitmen Gunakan Energi Bersih dalam Operasional Pertambangan

PT Merdeka Copper Gold Tbk (BEI: MDKA) menegaskan komitmennya dalam pemanfaatan energi bersih untuk mendukung operasional pertambangan yang lebih berkelanjutan dan rendah emisi.

MDKA Komitmen Gunakan Energi Bersih dalam Operasional Pertambangan
Ilustrasi.

Jakarta, TAMBANG – PT Merdeka Copper Gold Tbk (BEI: MDKA) menegaskan komitmennya dalam pemanfaatan energi bersih untuk mendukung operasional pertambangan yang lebih berkelanjutan dan rendah emisi.

Langkah tersebut dilakukan seiring pengembangan sejumlah proyek strategis Grup Merdeka, termasuk Tambang Emas Pani yang dikelola oleh anak usaha PT Merdeka Gold Resources Tbk (BEI: EMAS) di Gorontalo dan pengembangan operasional nikel di Sulawesi.

Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk, Albert Saputro mengatakan bahwa transisi energi dan pengelolaan lingkungan menjadi bagian penting dalam pengembangan operasional perusahaan ke depan.

“Seiring pengembangan proyek-proyek strategis Merdeka, kami terus mendorong penerapan operasional pertambangan yang lebih efisien, rendah emisi, dan berkelanjutan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung praktik pertambangan yang bertanggung jawab,” ujar Albert dalam keterangannya, Senin (18/5).

MDKA saat ini menjalankan dua pendekatan utama dalam transisi energi, yaitu penggunaan listrik bersih melalui pembelian Renewable Energy Certificate (REC) dari PT PLN (Persero) serta pemanfaatan panel surya di area operasional perusahaan.

Tambang Emas Tujuh Bukit yang dikelola oleh PT Bumi Suksesindo telah menggunakan listrik bersumber dari pembangkit listrik tenaga air melalui pembelian REC dari PLN sejak 2022.

Sementara itu, Tambang Emas Pani telah menggunakan skema serupa sehingga efektif pada 1 Januari 2026 Tambang Emas Pani telah menggunakan listrik bersih bersumber dari PLTA Bakaru berdasarkan perjanjian REC yang ditandatangani oleh anak usaha Merdeka Gold Resources dengan PT Management Energy Indonesia, entitas anak PLN.

Selain itu, panel surya telah diintegrasikan di Tambang Tembaga Wetar, Tambang Emas Tujuh Bukit, dan Tambang Nikel SCM sebagai sumber energi terbarukan pendukung operasional. Kemudian sepanjang 2025, optimalisasi efisiensi bahan bakar Tambang Nikel SCM menghasilkan penghematan 563.293 liter B40.

Seluruh entitas anak Merdeka kini menggunakan bahan bakar B40 di area operasional sebagai bagian dari upaya mendukung transisi menuju bahan bakar yang lebih rendah emisi.

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Satukan Pemimpin Ketenagalistrikan ASEAN

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Satukan Pemimpin Ketenagalistrikan ASEAN

Jakarta, TAMBANG – Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 akan kembali digelar pada 22–24 September 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Jakarta. Mengusung tema “Powering Regional Sovereignty, Securing Energy Systems Resilience”, kedua agenda yang digelar bersamaan ini akan mempertemukan pemerintah, regulator, perusahaan utilitas, investor, pelaku industri, hingga

By Rian Wahyuddin
Energy Week 2026 Soroti Peran Kolaborasi dalam Membangun Ekosistem Industri Masa Depan

Energy Week 2026 Soroti Peran Kolaborasi dalam Membangun Ekosistem Industri Masa Depan

Jakarta, TAMBANG - Kolaborasi lintas sektor dinilai semakin penting dalam membangun ekosistem industri energi masa depan. Perkembangan teknologi, diversifikasi sumber energi, hingga meningkatnya kebutuhan terhadap infrastruktur digital membuat batas antarsektor industri semakin terbuka. Kondisi tersebut tercermin dalam penyelenggaraan IEE Series – Energy Week 2026 yang mempertemukan pelaku industri energi, teknologi, manufaktur, dan

By Rian Wahyuddin