Masa Kontrak Masih Lama, Freeport Ajukan Perpanjangan IUPK Setelah 2041

Masa Kontrak Masih Lama, Freeport Ajukan Perpanjangan IUPK Setelah 2041
Dok: PT Freeport Indonesia
Jakarta, TAMBANG – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif menyampaikan bahwa PT Freeport Indonesia (PTFI) telah mengajukan permohonan perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) kepada Pemerintah setelah tahun 2041. “Sudah pengajuan. Di 2041 nanti detailnya akan kita bahas. Tentu saja prinsipnya bisa memberikan tambahan pendapatan dan manfaat untuk pemerintah,” ungkap Arifin saat ditemui di Gedung ESDM beberapa waktu lalu. Arifin menjelaskan, pengajuan IUPK PTFI lebih awal ini tidak lepas dari kinerja perusahaan yang terus menunjukkan trend positif. Selain itu faktor cadangan yang melimpah juga menjadi salah satu aspek perpanjangan tersebut. “Progresnya kan bagus periode ini, ke depan kita akan evaluasi lagi berdasarkan perkembangan progres lanjutan,” imbuh dia. “Dalam aturan kita smelting yang terintegrasi apabila masih memiliki sumber cadangan dia itu bisa memperpanjang walaupun perpanjangan itu dipercayakan 5 tahun sebelum berakhir, apa bedanya, itu kita harus memberikan kepastian usaha,” beber dia. Di sisi lain, nilai positif dari pengajuan awal ini PTFI bisa mempersiapkan dan mengalokasikan anggaran dari jauh-jauh hari  mengingat bisnis pertambangan membutuhkan modal yang sangat besar. “Mereka juga dengan kepastian itu akan mengalokasikan anggaran, memadai untuk bisa melakukan eksplorasi-eksplorasi tambahan. Kan kalua nyari tambang harus dikorek-korek istilahnya begitu kan,” ujar dia. Walaupun begitu, pemerintah bakal memberikan syarat khusus dalam perpanjangan izin ini, salah satunya kewajiban mendirikan smelter di lokasi tambang. “Ya smelter baru (di Papua),” imbuh dia. Adapun payung hukum dari pengajuan perpanjangan izin ini akan berupa Peraturan Pemerintah (PP). “Nanti lewat PP untuk peranjangan izin,” ujar dia. Diketahui, saat ini PTFI memiliki IUPK dengan perpanjangan masa operasi 2X10 tahun hingga 2041. Berdasarkan laman Minerba One Data Indonesia (MODI) Kementerian ESDM, luas area tambang tembaga Freeport mencapai 9.946,12 hektare dan terletak di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Artikel Terkait

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

London, TAMBANG – PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Perusahaan jasa pertambangan ini meraih penghargaan Bronze dalam ajang AMEC Global Communication Effectiveness Awards 2026 melalui penerapan komunikasi strategis dalam mendukung transformasi digital perusahaan. Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Best Use of Measurement for Internal Communications

By Rian Wahyuddin
Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG – Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin