Mahindra Luncurkan Mobil Pikap Terbaru 

Mahindra Luncurkan Mobil Pikap Terbaru 
Bogor, TAMBANG – Merek kendaraan asal India, Mahindra meluncurkan mobil angkutan barang pikap terbaru, yaitu Mahindra Scorpio. Untuk memboyong produknya ke tanah air, Mahindra bekerjasama dengan RMA Indonesia sebagai mitra distributor.   Head of International Operations, Automotive Mahindra & Mahindra Ltd, Joydeep Moitra mengungkapkan, pasar mobil komersial di Indonesia adalah salah satu yang paling kompetitif serta diminati di dunia. Moitra merasa yakin produknya akan menerima sambutan hangat oleh masyarakat Indonesia.   “Kami sangat senang bisa menjadi bagian dari pasar yang semakin menarik dengan potensi pertumbuhan yang luar biasa,” ungkap Moitra di Bogor, Kamis (17/10).   Menurut Moitra, Indonesia adalah pasar utama bagi Mahindra dan bagian penting dari strategi perusahaan di ASEAN.   “Scorpio pick up adalah produk handal yang akan memfasilitasi armada dan pelanggan bisnis untuk mencapai tujuan yang diinginkan untuk membantu mereka rise to a better future,” lanjut Moitra.   Di Indonesia, penjualan Mahindra akan dipegang oleh RMA Indonesia. Sehubungan dengan kerja sama itu, Country Manager RMA Indonesia, Pinaki Mukherjee mengungkapkan, RMA berkomitmen untuk mengembangkan brand Mahindra di Indonesia. Menurutnya, Mahindra Scorpio adalah produk yang diklaim memiliki proposisi kuat, baik pada aspek kinerja maupun fitur yang dihadirkan.   “Jaringan layanan purna jual yang luas di 10 lokasi di seluruh Indonesia akan memastikan mudahnya ketersediaan suku cadang dan semua kebutuhan pelanggan akan kendaraan pikap,” ungkap Pinaki.   Lebih lanjut Pinaki menjelaskan, Scorpio pikap juga didukung oleh garansi 3 tahun atau 100.000 km yang dapat memberikan ketenangan bagi pelanggan.   Mahindra Scorpio hadir dalam dua varian, yakni kabin ganda dan kabin tunggal. Untuk harga Scorpio kabin tunggal, dibanderol dengan harga Rp 278 juta, sedangkan Scorpio kabin ganda Rp 318 juta. Mobil tersebut menggabungkan sasis yang kokoh dengan mesin yang kuat guna mempermudah mobilitas pelanggan. Kedua jenis pikap itu juga menggunakan transmisi manual 6 speed dengan pilihan roda penggerak 2WD dan 4WD sekaligus.   Sedangkan mesin, Mahindra Scorpio memakai mHawk, yang dapat menyemburkan tenaga hingga 140 HP dan torsi 320 Nm dengan kurva torsi yang merata.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda