Lifting Migas Masih Rendah, Kementerian ESDM Bakal Lakukan Hal Ini

lifting migas
Ilustrasi

Jakarta, TAMBANG – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memaparkan capaian lifting minyak dan gas bumi (migas) per Maret 2024. Pada kuartal pertama ini, lifting minyak hanya mencapai 567,65 barel per hari (BOPD) dan gas bumi mencapai 885,46 ribu BOEPD.

“Realisasi lifting minyak bumi sampai dengan Maret 2024, sebesar 567,65 barel per hari atau mencapai 89,4 persen dari target APBN. Lifting gas bumi mencapai 885,46 BOEPD atau setara dengan 85,7 persen dari target APBN,” ujar Plt Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana dalam RDP bersama Komisi VII, dikutip Kamis (30/5).

Realisasi tersebut masih jauh dari target yang ditetapkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 di mana target lifting minyak sebesar 635 ribu bopd. Sementara target lifting gas mencapai 1,33 juta BOEPD.

Dadan menjelaskan, untuk menggenjot produksi migas ini pihaknya tengah menjalankan beberapa strategi seperti meningkatkan nilai aset yang ada dengan pengeboran pengembangan dan mengaktifkan kembali sumur-sumur yang nganggur.

“Pertama improving existing asset value melalui peningkatan kegiatan pengeboran pengembangan, workover dan well services serta mereaktivasi sumur-sumur idle,” jelasnya.

Selain itu, melakukan transformasi dari sumber daya menjadi cadangan dan dari cadangan menjadi produksi melalui proses percepatan POD serta percepatan onstream proyek-proyek hulu migas.

Termasuk memanfaatkan teknologi baru antara lain EOR dan waterflood melalui percepatan proyek EOR seperti di Minas.

“Kami juga melakukan berbagai upaya untuk eksplorasi sehingga terjadi discovery yang besar dengan meningkatkan kegiatan eksplorasi di offshore, serta di laut dalam dan di Indonesia bagian timur. Terdapat temuan di Layaran dan Geng North pada tahun 2023,” ucap dia.

Dalam kesempatan ini, Dadan menyampaikan target lifting migas tahun 2025 dengan rincian minyak sebesar 597 ribu barel per hari dan gas bumi sebesar 1,036 juta BOEPD.

“Adapun target lifting minyak bumi 2025 sebesar 597 barel per hari dan untuk gas bumi 1,036 juta BOEPD. Sedikit naik dibandingkan dengan tahun 2024 untuk yang gas bumi,” beber dia.

Artikel Terkait

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas  300 Metrik Ton Per Hari

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas 300 Metrik Ton Per Hari

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan penyedia solusi berbasis rekayasa teknik PT Tripatra Engineers and Constructors (TRIPATRA) mendukung PT Kaltim Parna Industri (KPI) dalam pembangunan fasilitas pencairan karbon dioksida (CO₂) di Bontang, Kalimantan Timur. Fasilitas ini diresmikan pada 22 Oktober 2026 yang memiliki kapasitas desain sebesar 300 metrik ton per hari. TRIPATRA menjalankan

By Egenius Soda
PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Jakarta,TAMBANG,- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu

By Egenius Soda
Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin