Kurtubi: Pemegang Saham Baru Harus Bangun Smelter di Sumbawa

Kurtubi: Pemegang Saham Baru Harus Bangun Smelter di Sumbawa
Kegiatan di PT Newmont Nusa Tenggara. Sumber foto: ptnnt.co.id
TAMBANG, JAKARTA. Anggota DPR RI asal daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat,  Kurtubi, menilai pembelian saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) oleh PT Medco Energi,Tbk sebagai bagian aksi korporaksi.   “Sebagai wakil rakyat daerah pemilihan  NTB saya menilai pembelian tersebut murni merupakan aksi korporaksi perusahaan. Namun diharapkan kehadiran pemegang saham baru di perusahaan tambang tersebut bisa membantu memberi manfaat yg lebih besar bagi masyarakat NTB,” tandasnya.   Anggota Komisi VII ini juga meminta pemilik baru PT NNT untuk membangun smelter tembaga di Pulau Sumbawa. “Saya minta kepada pemilik baru untuk membangun smelter tembaga di kawasan industri berbasis sumber daya alam di Sumbawa,” tandasnya.   Ini penting agar bisa menarik investor lain untuk membangun pabriknya di sana. “Kalau sudah ada smelter maka industri lain akan tertarik bangun pabriknya di sana seperti pabrik kabel dan lainnya,” terangnya.   Semua itu menurut Kurtubi dimaksud untuk meningkatkan kontribusi kehadiran perusahaan tambang sebesar PT Newmont Nusa Tenggara di Sumbawa.   Ia pun tidak meragukan kemampuan PT Medco Energy,Tbk dalam mengelola tambang meski selama ini lebih banyak bergerak di sektor migas.   “Perubahan ini hanya pada level kepemilikan saham. Namun yang mengelola tambang masih pekerja yang punya kompetensi yang mumpuni,”terangnya lagi.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin