Kunjungi Lokasi PPM, Ketua DPRD Kabupaten Berau Apresiasi Program PPM Berau Coal

Kunjungi Lokasi PPM, Ketua DPRD Kabupaten Berau Apresiasi Program PPM Berau Coal

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang batubara, PT Berau Coal mendapat kunjungan dari Ketua DPRD Kabupaten Berau Dedy Okto Nooryanto bersama jajaran anggota DPRD Kabupaten Berau. Kunjungan kerja kali ini dilakukan ke sejumlah lokasi Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Berau Coal, Selasa (14/7).

Tujuannya tidak lain melihat secara langsung implementasi program PPM yang telah dijalankan PT Berau Coal di berbagai sektor, mulai dari ekonomi hingga pendidikan.

Rangkaian kunjungan meliputi Kebun Kakao PT Berau Coal di Kampung Samburakat, Pabrik Berau Cocoa, Politeknik Sinar Mas Berau Coal, serta Rumah Kemas Batiwakkal.

Di kesempatan ini, Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto menyampaikan apresiasi atas berbagai program PPM yang telah dijalankan PT Berau Coal. Lebih khusus lagi dalam pengembangan UMKM, sektor perkebunan kakao, dan pendidikan.

"Program PPM-nya sangat bagus. Salah satunya pengembangan produk UMKM yang saya dukung penuh. Tadi kami melihat langsung kebun kakao, dan hasilnya sangat menarik. Kakao yang ditanam juga sangat bagus karena menggunakan bibit unggul," ujar Dedy.

Ia juga menilai keberadaan Politeknik Sinar Mas Berau Coal memberikan manfaat besar bagi masyarakat Berau dalam memperoleh pendidikan vokasi yang berkualitas.

"Kita tidak perlu jauh-jauh kuliah karena sudah memiliki Politeknik Sinar Mas Berau Coal yang dibangun oleh Sinar Mas dan PT Berau Coal. Mayoritas lulusannya juga dapat diterima bekerja di industri," terangnya.

Ke depan, Dedy berharap manfaat program PPM tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan tetapi juga menjangkau masyarakat Kabupaten Berau secara lebih luas.

"Harapannya dukungan seperti ini tidak hanya dirasakan masyarakat di lingkar tambang, tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat Berau," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, General Manager Operational Support & Relations PT Berau Coal, Cahyo Andrianto, menjelaskan bahwa pengembangan sektor perkebunan, khususnya kakao, menjadi salah satu fokus utama program PPM perusahaan.

"Konsentrasi PPM kami berada pada sektor perkebunan karena sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Berau dalam mempersiapkan ekonomi pascatambang. Berau memiliki potensi sumber daya yang sangat baik, dan pengembangan kakao menjadi salah satu sektor unggulan yang terus kami dukung," jelas Cahyo.

Menurutnya, hingga saat ini PT Berau Coal telah mendampingi pengembangan kebun kakao baru seluas 788 hektare. Selain itu, perusahaan juga melakukan rehabilitasi sekitar 150 hektare kebun kakao lama yang tersebar di wilayah Suaran, Merasa, dan Kelay.

"Secara keseluruhan, jumlah petani yang kami dampingi mencapai sekitar 1.400 orang," ujarnya.

Salah satu petani kakao dampingan PT Berau Coal, Hamka, mengaku merasakan manfaat besar dari program pendampingan yang diberikan perusahaan.

"Pendampingan dari PT Berau Coal sangat lengkap. Sebelum menerima bantuan, kami mengikuti Sekolah Lapang untuk mempelajari Good Agricultural Practices (GAP). Setelah itu kami mendapat bantuan kompos, setelah itu kami diberikan bibit dan diberikan pendampingan, Jadi pendampingannya benar-benar menyeluruh dan kebutuhan kami di kebun terus dipantau," ungkap Hamka.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Pabrik Berau Cocoa, fasilitas pengolahan biji kakao yang menampung hasil panen petani dampingan PT Berau Coal.
Di waktu yang bersamaan, juga dilakukan pelepasan lima ton biji kakao fermentasi yang akan dikirim ke PT Wahana Interfood untuk kemudian diolah menjadi cokelat.

Pelepasan ini dilakukan langsung bersama dengan Ketua dan Anggota DPRD Berau.

Cocoa Trading Section Head Berau Cocoa, M. Issaef Sabana, menjelaskan bahwa perusahaan saat ini telah melakukan pengiriman sebanyak lima ton biji kakao fermentasi ke buyer, yakni PT Wahana Interfood.

"Hari ini kami mengirimkan sekitar lima ton biji kakao fermentasi ke PT Wahana Interfood ," ujarnya.

Issaef menambahkan, mayoritas kakao yang dibeli dari petani berupa biji basah.

"Mayoritas yang kami beli adalah biji basah. Setelah diterima, biji kakao difermentasi terlebih dahulu, kemudian dikeringkan, dilakukan proses grading, dikemas, hingga akhirnya siap dikirimโ€ jelasnya.

Melalui kunjungan ini, DPRD Kabupaten Berau berharap sinergi antara pemerintah daerah dan PT Berau Coal dalam pelaksanaan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat dapat terus diperkuat sehingga memberikan manfaat yang semakin besar bagi pembangunan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Berau.

Artikel Terkait

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

London, TAMBANG โ€“ PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Perusahaan jasa pertambangan ini meraih penghargaan Bronze dalam ajang AMEC Global Communication Effectiveness Awards 2026 melalui penerapan komunikasi strategis dalam mendukung transformasi digital perusahaan. Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Best Use of Measurement for Internal Communications

By Rian Wahyuddin
Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG โ€“ Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG โ€” PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG โ€“ Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin