KPK Hasilkan 7 Triliun dari Sektor Minerba

KPK Hasilkan 7 Triliun dari Sektor Minerba
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (ilustrasi)

Jakarta – TAMBANG. Sudah sejak April 2014, sektor pertambangan mineral dan batu bara menjadi sasaran pengawasan ketat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hasilnya, tambahan Rp 7 triliun mengalir ke Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Abraham Samad, Ketua KPK, mengungkapkan bahwa peningkatan PNBP itu merupakan hasil dari penertiban sektor minerba sampai ke tingkat provinsi dan kabupaten. “Kami telah melakukan monitoring tata kelola mineral dan batu bara. Hasilnya, kita berhasil meningkatkan PNBP Kementerian ESDM Rp 7 triliun,” ujarnya pada forum Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi, yang digelar di Jakarta, Selasa (2/12).

Menurutnya, sektor mineral dan batu bara memerlukan perbaikan tata kelola. KPK pun membidik setor ini karena PNBP Kementerian ESDM merupakan sumber pendapatan negara terbesar kedua, setelah pajak hasil sumber daya alam.

Selain dari nilai rupiah, keberhasilan penertiban tambang yang melibatkan KPK ini bisa terukur lewat pencabutan sekitar 400 Izin Usaha Pertambangan yang bermasalah. Abraham Samad pun mengklaim bahwa hampir separuh IUP tidak patuh pada ketentuan. Berbagai aturan dilanggar, antara lain dengan tidak memiliki NPWP, tidak membayar royalti, atau tidak membayar iuran reklamasi.

“Perizinan pertambangan mineral dan batu bara disalahgunakan, ini yang kita perbaiki,” tegasnya.

Artikel Terkait

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Jakarta,TAMBANG,- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu

By Egenius Soda
Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin