Komitmen Libatkan Masyarakat Lestarikan Lingkungan, Gag Nikel Raih Subroto Award 2025

Gag nikel
Sumber: Tangkapan Layar YouTube Kementerian ESDM.

Jakarta, TAMBANG – Capaian membanggakan kembali diraih perusahaan tambang nikel PT Gag Nikel anak usaha PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM). Perusahaan yang beroperasi di Pulau Gag, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya ini berhasil meraih Subroto Award 2025 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Penghargaan tersebut diberikan untuk kategori Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Terinovatif Komoditas Mineral, subkategori Pemberian Kesempatan Kepada Masyarakat Setempat untuk Ikut Berpartisipasi dalam Pengelolaan Lingkungan Kehidupan Masyarakat Sekitar Tambang yang Berkelanjutan.

Penghargaan diserahkan Dirjen Minerba, Tri Winarno dalam Malam Penganugerahan Penghargaan Subroto, Kementerian ESDM, di Jakarta, Jumat (24/10).

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pemangku kepentingan atas kinerja terbaiknya, selama satu tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Semua itu tidak bisa kita capai kalau tanpa bantuan Bapak-Ibu pengusaha. Jadi, saya harus menyampaikan dari lubuk hati yang terdalam, terima kasih atas kontribusi Bapak Ibu,” ujar Bahlil 

Corporate Secretary, Legal and External Relations Senior Manager PT Gag Nikel, Mustajir menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas penghargaan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pemerintah, masyarakat, dan juga rekan-rekan media yang telah menjadi bagian penting dalam implementasi berbagai program kami. Tanpa keterlibatan semua pihak, tentu kami tidak mungkin meraih prestasi yang sangat membanggakan ini,” ujar Mustajir kepada tambang.co.id, Minggu (26/10).

Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi sekaligus bukti konkret bahwa program yang dijalankan perusahaan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar tambang.

“Kami memaknai penghargaan ini sebagai bentuk motivasi. Apa yang kami rencanakan dan implementasikan di bidang pemberdayaan masyarakat ternyata mendapat perhatian dan penilaian objektif dari pemerintah melalui tim independen. Ini menunjukkan bahwa upaya kami nyata meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Salah satu program yang dinilai inovatif tahun ini adalah Program Pupuk Kompos yang dijalankan oleh masyarakat Kampung Gag. Program ini dimulai dari pembentukan kelompok masyarakat, pelatihan, hingga pengembangan kewirausahaan.

“Program ini tidak berhenti di pelatihan saja. Pupuk kompos yang dihasilkan masyarakat kemudian dibeli oleh PT Gag Nikel dan digunakan sebagai media reklamasi lahan pascatambang. Termasuk dimanfaatkan masyarakat setempat untuk kebutuhan pertanian. Jadi, ada sirkulasi yang berkelanjutan antara masyarakat dan perusahaan,” tambah Mustajir.

Ke depan, Gag Nikel berharap seluruh pihak mulai dari pemerintah sebagai regulator, perusahaan sebagai operator, hingga masyarakat, LSM, dan media terus bersinergi dalam menjaga keseimbangan antara kegiatan tambang dan kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah sensitif seperti Raja Ampat.

“Kami ingin terus berkomitmen menjaga harmoni antara operasional tambang dan pelestarian lingkungan. Regulasi yang berlaku nasional kami terapkan dengan standar yang bahkan lebih ketat, sesuai karakteristik wilayah kami,” pungkas Mustajir.

Sebagai informasi, pada kategori ini PT Gag Nikel menjadi salah satu dari 13 perusahaan yang berhasil meraih Subroto Award 2025.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin