Komite Reformasi Tata Kelola Migas

Vicharius DJ [email protected]

Jakarta-TAMBANG. Pemerintah melalui Kementerian ESDM membentuk komite tata kelola Migas. Tim adhoc ini dipimpin oleh Faisal Basri yang akan bekerja selama enam bulan ke depan dengan dibantu Plt Dirjen Migas dan staf Menteri ESDM. Tugas utamanya adalah memberangus praktik mafia migas.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mengatakan, Indonesia tidak mungkin mencapai kedaulatan energi jika praktik mafia migas tidak pernah diberangus secara komprehensif. Sebab, mafia migas melancarkan aksi-aksinya secara sistematis agar Indonesia terus tergantung pada BBM Impor.

Menurut Sudirman, ketergantungan pada BBM impor sangat menguras APBN yang pada gilirannya menyebabkan pembangunan kesejahteraan rakyat tidak pernah bisa dilaksanakan secara optimal. Pada level strategi kebijakan, mafia migas di satu sisi menghalangi dan atau menyandera para pengambil keputusan agar tidak mengeluarkan kebijakan yang mendorong adanya kegiatan eksplorasi.

"Jika pun ada, kegiatan eksplorasi diarahkan agar tidak dilakukan secara seksama. Dampaknya sebagaimana sudah sama-sama kita ketahui, cadangan minyak nasional terus berkurang," katanya di kantor Kementerian ESDM, Minggu (16/11).

Di sisi lain, kata Sudirman, mafia Migas terus memproduksi wacana yang menyesatkan sehingga Indonesia dalam jangka waktu yang lama tidak lagi membangun kilang-kilang minyak tambahanyang sebenarnya sangat dibutuhkan. Pada saat yang sama, kilang-kilang yang sudah beroperasi tidak pernah diperbaharui sehingga biaya produksinya menjadi tinggi, selain rentan mengalami gangguan atau kerusakan.

Pada level organisasi, mafia migas aktif menghambat setiap upaya penertiban dan pembersihan organisasi. Mafia migas dengan berbagai cara selalu berupaya menempatkan figur-figur yang bersedia menjadi

Artikel Terkait

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Jakarta,TAMBANG,- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu

By Egenius Soda
Minerba Convex 2026 Perkuat Kolaborasi, Tata Kelola Tambang Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat

Minerba Convex 2026 Perkuat Kolaborasi, Tata Kelola Tambang Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, TAMBANG — Sebanyak 18 asosiasi subsektor industri pertambangan mineral dan batu bara bersama Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menggelar Minerba Convention and Expo (Convex) 2026 pada 2–3 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Minerba Convex 2026 akan dibuka secara

By Rian Wahyuddin
Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin