Komisi VII DPR Desak Freeport Selesaikan Sanksi Pencemaran Lingkungan

Jakarta,  TAMBANG – Proses divestasi saham Freeport, masih jadi fokus pembahasan Komisi VII DPR RI.  kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (MenLHK), anggota parlemen meminta Freeport menunaikan sanksi administrasi terkait pencemaran Limbah Beracun Berbahaya  (B3).   Limbah B3 berbentuk tailing otu,  dikabarkan dibuang di daerah Modified Ajkwa Deposition Area (ModADA)  Kabupaten Mimika, Papua.   “Meminta Menteri LHK untuk melakukan penghitungan terhadap nilai kerugian lingkungan akibat pencemaran operasional PT Freeport Indonesia, ” Kata Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irwan Pasaribu,  saat rapat kerja dengan Kementerian LHK, Selasa (24/7).   Kementerian LHK, memaparkan,  sanksi administratif sudah tertuang salad surat Keputusan Menteri LHK No.SK.5559/MENLHK-PHLHK/PPSA/GKM.0/10/2017.   Sebanyak 48 pelanggaran yang dilakukan Freeport dan dijatuhi sanksi administrasi. Sebanyak 35 sanksi telah dilakukan Freeport, dan 13 lagi belum dilaksanakan. Menteri KLH Siti Nurbaya pun mengaku masih melakukan pendalaman terhadap kerugian lingkungan yang mencapai Rp185 triliun.   “Kementerian lhk mendapat rekomendasi dari BPK RI dan ESDM untuk mengambil langkah perbaikan ekosistem pada modifikasi areal, ” kata Siti Nurbaya.

Artikel Terkait

Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan jasa energi terintegrasi, PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), kembali menunjukkan kapabilitas operational excellence pada layanan hulu migas. Kali ini perusahaan yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina sukses melaksanakan pengeboran Sumur Semberah-206 (SEM-20-US) milik PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) Zona 9 di Kutai Kartanegara,

By Egenius Soda
DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin