KKB Serang Kamp Tambang Emas Di Pegunungan Bintang, Satu Orang Tewas Dibacok

KKB Serang Kamp Tambang Emas Di Pegunungan Bintang, Satu Orang Tewas Dibacok

Jakarta, TAMBANG – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Pegunungan Bintang, Papua kembali melakukan teror hingga menelan korban jiwa. Kali ini melakukan pembakaran sekaligus penyerangan di lokasi penambangan emas atau camp mining 81 yang berada di Kampung Kawe Distrik Awimbon.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (05/11) lalu sekitar pukul 18.00 WIT.

“Sekira pukul 18.00 WIT. Kami mendapat laporan bahwa telah terjadi penyerangan dan pembakaran oleh KKB di Kampung Kawe Kabupaten Pegunungan Bintang,” ungkap Kombes Kamal melalui keterangan resminya, Senin (7/11).

Menurutnya, pelaku KKB tersebut merupakan kelompok Bocor Sobolim dari Yahukimo. Markas para penambang emas yang terbuat dari tenda terpal dan kayu ludes dibakar.

Dari penyerangan itu, terdapat satu korban jiwa atas nama Rolmo Aldus Tuenoa (29). Para pelaku membacok korban dengan senjata tajam pada bagian pergelangan tangan. Akibatnya tangan korban putus dan akhirnya tewas diduga karena kehabisan darah.

“Korban mengalami luka sabetan senjata tajam pada pergelangan tangan hingga putus dan menyebabkan korban kehabisan darah,” bebernya.

Saat ini, korban meninggal dunia, sudah dievakuasi ke Tanah Merah Kabupaten Boven Digoel. Kemudian, para saksi yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), juga diamankan ke Tanah Merah, dan akan dimintai keterangan guna keperluan penyelidikan.

“Korban dan saksi-saksi dievakuasi ke Tanah Merah Kabupaten Boven Digoel, selanjutnya para saksi akan dimintai keterangan. Personel gabungan terus meningkatkan penjagaan dan patroli,” jelas Kombes Kamal.

Untuk diketahui, medan menuju lokasi penyerangan KKB di Distrik Awimbon cukup sulit ditempuh. Butuh perjalanan panjang untuk bisa sampai ke lokasi tersebut. Lokasinya jauh dari ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang di Oksibil.

Untuk ke lokasi tambang, para aparat harus menuju ke Kota Jayapura naik pesawat terlebih dahulu, lalu kembali terbang menuju Tanah Merah Kabupaten Boven Digoel. Dari Tanah Merah lanjut naik helikopter carteran.

Sebelumnya, tak jauh dari TKP, KKB juga melakukan serangan brutal. Aksi penyerangan terhadap penambang emas di Pegunungan Bintang, Papua pernah terjadi pada Minggu (13/2) lalu. Serangan tersebut menewaskan satu orang penambang.

“Lokasi TKP bersebelahan dengan TKP sebelumnya yang mana salah satu penambang dipenggal kepalanya,” pungkas Kombes Kamal.

Artikel Terkait

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

Jakarta, TAMBANG – Besarnya potensi silika Indonesia belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pemanfaatannya. Kepastian harga, klasifikasi komoditas, spesifikasi ekspor, hingga persoalan perizinan masih menjadi tantangan dalam mendorong pengembangan industri silika dari hulu hingga hilir. Persoalan tersebut menjadi pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Dialog Silika Indonesia: Harga Patokan Mineral Silika

By Rian Wahyuddin
PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

Jakarta,TAMBANG,- Pengembangan biomethane yang memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan kini mulai mendekati tahap akhir pengembangan. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berkolaborasi Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS) untuk mengoptimasi pemanfaatan biomethane tersebut dalam rangka memastikan kesediaan pasokan energi domestik masa

By Egenius Soda
PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang batubara plat merah, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mempersiapkan operasional yang andal dalam menjaga keberlanjutan produksi. Perencanaan tersebut mempertimbangkan persetujuan pemerintah, prioritas kebutuhan domestik, serta dinamika pasar ekspor di tengah transisi energi. Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan perusahaan tetap berada pada jalur yang tepat

By Egenius Soda