Kinerja Moncer, BAg Raup Pendapatan Rp 5,08 Triliun

Kinerja Moncer, BAg Raup Pendapatan Rp 5,08 Triliun
Jakarta, TAMBANG – Subholding PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (BAg)  telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Laporan Pertanggungjawaban Tahun 2022. Dalam RUPS dikatakan bahwa PT BAg mampu membukukan pendapatan sebesar Rp5,08 triliun, pendapatan ini meningkat 60,6% dibandingkan pendapatan tahun sebelumnya. Kinerja pencapaian tersebut adalah yang terbaik sepanjang sejarah PT BAg. BAg bergerak di bidang transportasi pengangkut batu bara ke PLTU-PLTU PLN Group dan IPP, dari Aceh hingga Papua. Direktur Utama PT BAg, Tri Susanto menjelaskan bahwa pencapaian PT BAg dapat terwujud atas dukungan seluruh pihak sehingga PT BAg mengalami peningkatan signifikan baik dalam segi muatan maupun dari segi pendapatan, dan potensi untuk terus tumbuh masih sangat besar. PT BAg berkomitmen untuk terus menjaga rantai pasok transportasi energi primer dalam rangka mendukung penyediaan listrik bagi masyarakat Indonesia. “Pencapaian luar biasa ini tidak lepas dari dukungan semua pihak baik pemegang saham, dewan komisaris, seluruh manajemen dan insan BAg, customer, mitra dan seluruh stakeholder. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang memberikan dukungan untuk pengembangan bisnis PT Pelayaran Bahtera Adhiguna” Ujar Tri Susanto Tak hanya peningkatan dalam pendapatan, PT BAg juga mencatat capaian tertinggi dalam volume pengangkutan batubara ke PLTU-PLTU PLN Group dan IPP yakni sebesar 37,09 juta MT atau naik sebesar 20,3% dibandingkan tahun 2021 sebesar 30,82 Juta MT. Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara, mewakili pemegang saham menyampaikan apresiasi kepada PT BAg dalam pencapaian di tahun 2022 dan berharap PT BAg dapat semakin berkembang baik dari segi penambahan armada maupun pengembangan bisnisnya. “Diharapkan pencapaian BAg di tahun-tahun selanjutnya kembali menjadi pencapaian terbaik,” ungkap Iwan.

Artikel Terkait

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda