Ketua MPR Bamsoet Apresiasi Rencana TSG GH Investasi di Tambang Nikel Domestik

Ketua MPR Bamsoet Apresiasi Rencana TSG GH Investasi di Tambang Nikel Domestik

Jakarta, TAMBANG – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi rencana The Sandi Group Global Holdings (TSG GH) yang akan berinvestasi di pertambangan nikel domestik. Hal itu disampaikannya usai menerima jajaran TSG GH, di Jakarta, Rabu (6/7).

Menurutnya, kebijakan pelarangan ekspor bijih nikel yang dilakukan Presiden Joko Widodo sejak 1 Januari 2020, telah membuahkan banyak keuntungan bagi Indonesia salah satunya pemain utama dunia berbondong-bondong datang ke Indonesia untuk investasi secara langsung.

“Karena pelarangan tersebut, akhirnya berbagai perusahaan besar dunia harus membangun pabrik pengolahan nikel di Indonesia. Salah satunya akan dilakukan oleh TSG GH, ” kata Bamsoet dalam keterangannya, dikutip Kamis (7/7).

Berdasarkan laporan Peluang Investasi Nikel Indonesia dari Kementerian ESDM, jumlah izin usaha pertambangan dan operasi produksi (IUP OP) dan smelter nikel yang sudah beroperasi di Indonesia hingga tahun 2020 mencapai 323 izin.

Tersebar di lima wilayah, seperti di Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Dari ke-5 wilayah tersebut, sekitar 84 persen perizinan berada di Sulawesi, sehingga bisa dikatakan Sulawesi merupakan sentra nikel terbesar di Indonesia,” ujar Bamsoet.

Menurut Bamsoet, pada tahun 2020 lalu, TSG GH bersama entitas bisnisnya yaitu PT TSG Utama Indonesia dan Titan Global Capital Pte Ltd menggandeng 10 perusahaan Indonesia termasuk BUMN untuk berkolaborasi melakukan ekspansi bisnis ke Republik Demokratik Kongo, Afrika. Antara lain, bersama WIKA dan LEN, TSG GH akan mengerjakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 200 Megawatt (MW).

“Bersama PT INKA, TSG GH akan menyiapkan pembangunan infrastruktur kereta sepanjang 1.700 km, pembelian rolling stock, hingga Light Rail Transit (LRT) dari kota ke bandara di DRC, Kongo. Bersama Merpati Nusantara Airlines, TSG akan menjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan penerbangan di Afrika, khususnya Republik Demokratik Kongo untuk membuka rute pengangkutan kargo Indonesia-Afrika, termasuk kerjasama dalam hal maintenance repair and overhaul (MRO) dan training centre. Serta bekerjasama dengan PT Dirgantara Indonesia untuk pembelian pesawat NC212i,” jelas Bamsoet.

Bamsoet menerangkan, menurut data LPEM FEB UI, yang diolah dari Nickel Institute pada 2021, Indonesia menjadi negara kedua setelah Australia dengan sumber daya nikel terbesar di dunia, yakni 33,3 juta ton atau 11 persen. Rusia di posisi keempat dengan 24,4 juta ton atau 8 persen. Sementara dalam cadangan nikel di dunia, Indonesia ada di urutan pertama dengan 21 juta ton atau 23,7 persen.

“Dengan berbagai kekayaan sumber daya nikel tersebut, Indonesia tetap terbuka terhadap masuknya investor dari luar negeri. Terlebih keberadaan UU Cipta Kerja telah memberikan banyak kemudahan bagi para investor dalam mengelola sumber daya alam Indonesia. Dukungan para investor menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki posisi strategis dalam perdagangan sejumlah produk turunan nikel seperti baja, stainless steel, serta bahan baku baterai kendaraan listrik yang mengutamakan penggunaan material nikel,” pungkas Bamsoet.

Sebagai informasi, jajaran TSG GH yang hadir dalam pertemuan itu antara lain Chairman and CEO Rubar Sandi, Executive Vice President Russell Hugo, serta Chief Technology Office Kamran Atri. Hadir pula tokoh pengusaha nasional Setiawan Djodi.

Artikel Terkait

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

Jakarta, TAMBANG – PT TIMAH Tbk buka suara terkait aksi demonstrasi warga di depan kantor perusahaan di Kabupaten Belitung Timur yang berujung bentrokan. Perseroan menyatakan menghormati aspirasi masyarakat dan berharap situasi tetap kondusif. Corporate Secretary PT TIMAH (Persero) Tbk, Ruddy Nursalam, menyampaikan bahwa perusahaan memahami aktivitas pertambangan timah memiliki keterkaitan yang

By Rian Wahyuddin
Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Jakarta, TAMBANG - Aksi demonstrasi masyarakat penambang di Kantor PT TIMAH di Kabupaten Belitung Timur menjadi sorotan. Di tengah meningkatnya tuntutan agar pembelian bijih timah masyarakat kembali dibuka, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya meminta seluruh pihak menahan diri dan menjaga kondusivitas, sembari memastikan pemerintah tengah mempercepat penerbitan Peraturan Presiden

By Rian Wahyuddin