Kemenko Marves Kunjungi PLTB Sukabumi Berkapasitas 150 GW

Kemenko Marves Kunjungi PLTB Sukabumi Berkapasitas 150 GW

Jakarta, TAMBANG  – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), bersama pemangku kepentingan Nasional dan Daerah melakukan kunjungan lapangan ke lokasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sukabumi berkapasitas 150 Mega Watt (MW), di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (1/4).

Dalam pelaksanaannya, proyek ini dikembangkan oleh UPC Renewables dan perusahaan proyeknya, yaitu PT UPC Sukabumi Bayu Energi.

“Proyek PLTB Sukabumi merupakan salah satu Proyek Prioritas dalam Perpres 87/2021 yang direncanakan akan dibangun dengan kapasitas 150 MW,” kata Asisten Deputi Bidang Infrastruktur, Pengembangan Wilayah, Kemenko Marves, Djoko Hartoyo dalam keterangan tertulis, Selasa (5/4).

Djoko berharap Pemerintah Daerah serta seluruh pemangku lainnya dapat mendukung dan berkolaborasi dalam perjalanan pembangunan PLTB Sukabumi 150 MW ini. “Sehingga dapat terwujud pembangunan energi terbarukan di Kabupaten Sukabumi,” imbuhnya.

Pada kesempatan ini, UPC Renewables juga berkesempatan untuk menyampaikan kemajuan pengembangan proyek serta kesiapannya untuk memasuki proses pengadaan dan tahapan konstruksi.

Hal ini sebagai bentuk implementasi dari Peraturan Presiden yang telah menetapkan bahwa pembangunan Proyek PLTB Sukabumi harus dimulai pada tahun 2023 atau sekitar 9 bulan lagi. Selaras dengan target COD pada tahun 2024 dalam RUPTL 2021- 2030 yang diterbitkan pada bulan Oktober 2021.

Sementara, Direktur PT UPC Sukabumi Bayu Energi, Niko Priyambada mengharapkan agar pemangku kebijakan dapat mendorong agar kapasitas proyek PLTB Sukabumi di RUPTL 2021-2030 dioptimalkan menjadi 150 MW.

“Agar dapat memberikan harga yang kompetitif sesuai dengan harga listrik yang berlaku di Pulau Jawa. Yang tentunya akan juga memberikan penghematan jangka panjang baik bagi PLN maupun Republik Indonesia,” ungkapnya.

Sebagai salah satu proyek infrastruktur prioritas penting yang ditargetkan konstruksinya dimulai pada tahun 2023, PLTB Sukabumi 150 MW diusulkan sebagai Proyek PLTB terbesar di Indonesia.

“Dan telah mendapatkan dukungan yang sangat kuat dari berbagai stakeholder, baik Regional maupun Nasional, serta telah memiliki data angin selama melebihi 8 tahun yang terbukti dan bankable serta studi kelayakan yang mendetail,” jelasnya.

Sebagai informasi, proyek ini juga telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Provinsi Jawa Barat pada 2020 dan direkomendasikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, serta didukung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Artikel Terkait

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

Jakarta, TAMBANG – Besarnya potensi silika Indonesia belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pemanfaatannya. Kepastian harga, klasifikasi komoditas, spesifikasi ekspor, hingga persoalan perizinan masih menjadi tantangan dalam mendorong pengembangan industri silika dari hulu hingga hilir. Persoalan tersebut menjadi pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Dialog Silika Indonesia: Harga Patokan Mineral Silika

By Rian Wahyuddin
PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

Jakarta,TAMBANG,- Pengembangan biomethane yang memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan kini mulai mendekati tahap akhir pengembangan. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berkolaborasi Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS) untuk mengoptimasi pemanfaatan biomethane tersebut dalam rangka memastikan kesediaan pasokan energi domestik masa

By Egenius Soda
PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang batubara plat merah, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mempersiapkan operasional yang andal dalam menjaga keberlanjutan produksi. Perencanaan tersebut mempertimbangkan persetujuan pemerintah, prioritas kebutuhan domestik, serta dinamika pasar ekspor di tengah transisi energi. Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan perusahaan tetap berada pada jalur yang tepat

By Egenius Soda