Kasus Korupsi Anak Usaha, Antam Tunjuk Pengacara Pendamping

Kasus Korupsi Anak Usaha, Antam Tunjuk Pengacara Pendamping
Jakarta, TAMBANG – Direktur Utama PT Aneka Tambang (Antam), Arie Probowo Arieotedjo mengatakan, pihaknya telah menunjuk pengacara guna mengawal kasus korupsi yang menyeret anak usahanya, PT Indonesia Coal Resources (ICR).   “Bahwa saat ini telah dilakukan penunjukan pengacara untuk pendampingan proses hukum bagi pihak yang terlibat dalam kasus hukum PT ICR,” ujar Arie Prabowo kepada tambang.co.id, Rabu (8/1).   Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan tiga orang tersangka, di antaranya AL, mantan Direktur Utama Antam. BM, Direktur Utama PT ICR, dan HW selaku Senior Manager Corporate Strategic Development Antam.   Mereka bersama tiga orang tersangka lainnya, diduga melakukan tindak pidana korupsi, yang menimbulkan kerugian negara mencapai Rp91,5 miliar. Kejadian perkara berlangsung pada tahun 2010 silam.   Kasus bermula dari pengalihan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Batu Bara seluas 400 Ha di Kecamatan Mandiangin, Sorolangun, Provinsi Jambi. IUP dialihkan dari PT Citra Tobindo Sukses Prakasa ke PT ICR melalui pembelian saham. Dalam pembelian itu, diduga merugikan negara dengan nilai Rp91,5 miliar.   Untuk diketahui, Kejagung telah memanggil tiga petinggi Antam tahun 2010, untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Ketiganya adalah, Komisaris Utama Antam tahun 2010, Wisnu Askari, Komisaris Independen Antam tahun 2010, Hikmahanto Juwana, dan VP Geomin Antam tahun 2010, Made Surata.   “Kita menyerahkan dan mengikuti prosedur hukum yang berlaku,” tutup Arie.

Artikel Terkait

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda