Kadin Minta Aturan Ekspor Mineral Diperjelas

Jakarta-TAMBANG. Terkait rencana pemerintah merevisi Undang-undang Minerba No. 4 tahun 2009, Wakil Ketua Umum Bidang Sumber Daya Mineral Batu Bara dan Listrik Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Garibaldi Boy Thohir berpendapat ada baiknya dilakukan untuk memperjelas kewajiban pengolahan mineral.

Apalagi, menurutnya, tahap pengolahan antara jenis mineral yang satu dan lainnya berbeda, keuntungan yang didapat juga berbeda. Selain itu, para pengusaha juga menginginkan keseimbangan ketika rencana pembukaan ekspor mineral mentah direalisasikan.

Menurutnya, persoalan di sektor Minerba memang sangat kompleks usai UU Minerba ada. Rencana pemerintah terkait hilirisasi sektor Migas pun, membuat pelaku usaha yang sudah ada meminta suatu penjelasan.

“Kadin akan memberi masukan yang positif. Kami akan bahas, kami harap dengan begitu dapat menjembatani pemikiran dan harapan pelaku usaha di tanah air. Saya yakin sekali bahwa revisi UU Minerba menjadi program pemerintah yang telah dipikirkan,” paparnya di Hotel JW Marriot, Jakarta Selatan, Senin (22/2).

Ia berharap, dengan adanya masukan dari Kadin dan pelaku usaha, keputusan pemerintah juga DPR nantinya dapat harmonis, dan amanat revisi UU Minerba bisa dijalankan secara menyeluruh.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said menuturkan dalam revisi UU Minerba tak hanya membahas tentang ekspor mineral tetapi hal-hal penting lainnya seperti perpanjangan kontrak perusahaan pertambangan, menyelesaikan hilirisasi, pengelolaan lingkungan, hingga pemberian izin antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Artikel Terkait

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Pemerintah kini memusatkan perhatian pada perbaikan jalur distribusi ke berbagai daerah, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Hal itu disampaikan

By Rian Wahyuddin
PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Ibu Balita bertema “Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Status Gizi Masyarakat melalui Pendekatan Keluarga” di Kelurahan Jatinegara, Jakarta. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Peak

By Rian Wahyuddin