Kadin: Industri Hulu dan Hilir Migas Harus Bersinergi

Vicharius DJ [email protected]

Jakarta-TAMBANG. Sektor hulu migas kembali menjadi sorotan publik bersamaan dengan rencana pemerintah untuk menaikkan harga bbm bersubsidi. Penurunan produksi minyak nasional, hingga 790,000 barrel per hari dianggap sebagai satu-satunya alasan mengapa pemerintah harus mengimpor minyak untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Wakil Ketua Komite Hulu Migas Kadin Indonesia, Firlie Ganinduto mengatakan, industri hulu tidak bisa disalahkan atas fakta yang terjadi saat ini. Pembangunan infrastruktur hilir dan kapasitas kilang yang minim juga menjadi faktor penyebab kurang maksimalnya penyerapan minyak mentah untuk kebutuhan dalam negeri.

Menurut data yang dihimpun Kadin, Pertamina memiliki dan mengoperasikan 6 kilang di Indonesia dengan total kapasitas 1,046 ribu bph, namun dari total kapasitas kilang tersebut, hanya mampu memproduksi minyak sebanyak 700 ribu-800 ribu bph.

Sementara, konsumsi bahan bakar minyak Indonesia saat ini mencapai 1,5 juta-1,6 juta bph dan terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal itu membuat jumlah impor minyak dan bbm Indonesia terus tumbuh setiap tahunnya. Namun, kata Firlie, Kadin menyambut baik rencana Pertamina untuk menambah kapasitas kilangnya.

Artikel Terkait

Maknai Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Infrastruktur Energi

Maknai Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Infrastruktur Energi

Jakarta,TAMBANG,- Memaknai Hari Pelanggan Nasional 2026, PT Pertamina Gas (Pertagas), meneguhkan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas layanan dan keandalan infrastruktur energi. Hal ini semakin penting di tengah kebutuhan pelanggan yang semakin dinamis. Komitmen dari Subholding Gas Pertamina diantaranta tercermin dari Customer Satisfaction Index (CSI) Pertagas tahun 2026 yang mencapai

By Egenius Soda
Agincourt Resources Kembali Gelar OlympiAR 2026, Kompetisi Geosains Nasional bagi Mahasiswa

Agincourt Resources Kembali Gelar OlympiAR 2026, Kompetisi Geosains Nasional bagi Mahasiswa

Jakarta,TAMBANG,- Pengelola Tambang Emas Martabe, PT Agincourt Resources (PTAR) bersama Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) kembali menyelenggarakan Olympiade Agincourt Resources (OlympiAR) 2026. Pembukaan ajang dua tahunan ini dilaksanakan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Jumat (4/9). Pembukaan OlympiAR 2026 dihadiri sekitar 500 mahasiswa dari berbagai universitas. Tahun ini

By Egenius Soda