Kabar Duka, Ketum APNI Insmerda Lebang Berpulang

Kabar Duka, Ketum APNI Insmerda Lebang Berpulang

Jakarta, TAMBANG – Ketua Umum Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), Komjen Pol Insmerda Lebang telah meninggal dunia. Purnawirawan dengan tiga bintang di pundaknya itu, wafat pada hari Sabtu (28/8), pukul 11.30 WIB di RS Pondok Indah, Jakarta.

Insmerda yang juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Trinitan Metals and Minerals, perusahaan pionir yang tengah mengembangkan teknologi pengolahan nikel di Indonesia itu, diketahui berusia 71 tahun, dan wafat karena mengidap penyakit lambung dalam yang sudah dideritanya sejak lama.

Ia merupakan sosok yang menggagas kelahiran APNI, sejak tahun 2019 lalu. Semangatnya mendirikan APNI untuk memperjuangkan nasib penambang-penambang lokal yang ingin mandiri mengelola kekayaan alam di negeri sendiri.

Di bawah pimpinannya, APNI keras menyuarakan soal tata kelola niaga nikel domestik, yang dinilai makin ke sini makin dimonopoli oleh sebagian kelompok pengusaha.

Belum lama ini, ia menggagas analisa yang dituangkan melalui surat resmi lewat bendera APNI. Isinya, menekankan adanya kecurigaan permainan tidak adil bagi penambang lokal oleh pihak surveyor di lapangan.

Surat tersebut dikirim ke lintas kementerian. Rupanya, surat tersebut menjadi pesan terakhirnya sebelum berpulang ke hadapan Yang Maha Kuasa.

Selamat Jalan Pak Insmerda. Tempat terbaik untukmu di sisi-Nya.

Artikel Terkait

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda