Juli, Chevron Tunggu Putusan Pemerintah Soal Blok Rokan

Juli, Chevron Tunggu Putusan Pemerintah Soal Blok Rokan
Jakarta, TAMBANG – Chevron masih harus menunggu keputusan pemerintah pada Juli nanti, terkait kontrak perpanjangan operasional Blok Rokan, sumber minyak mentah terbesar di Indonesia, yang akan berakhir pada 2021 mendatang.   Menteri ESDM Ignasius Jonan yang sedang berada dalam lawatannya di Amerika Serikat (AS), seperti dilansir seekingalpha.com, pada Kamis (28/6), mengatakan, saat ini proses komunikasi sedang berlangsung antara pemerintah dan Chevron terkait Blok Rokan. Selain itu, juga dibicarakan proyek lainya yang sedang beroperasi, Indonesia Deepwater Development, setelah perusahaan memangkas USD6 miliar dalam rencana pengeluaran dalam proyek itu.   Sementara itu, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan, keputusan apakah Chevron atau perusahaan lain yang akan mengelola blok Rokan, akan diputuskan pada Juli mendatang. Diskusi saat ini menurutnya masih berlangsung, termasuk pembicaraan split yang akan diterapkan, karena nanti tidak lagi menggunakan cost recovery melainkan gross split.   “Masih dalam tahap pembicaran termausk soal perhitungan split. Pastinya share ke negara harus lebih besar,” kata Arcandra pada Rabu (27/6).   Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, tidak menampik jika Blok Rokan  bisa kembali dikelola Chevron Pasific Indonesia, yang akan berakhir kontrak pada 2021 nanti.   “Kita lihat saja, masih ada negosiasi yang berjalan. Kalau offer-nya bagus ya bisa aja dikasih mereka. Tergantung negosiasi, yang penting menguntungkan negara,” kata Luhut, pada 6 Juni lalu.   Chevron dikatakan Luhut, memiliki teknologi baru yang bisa membuat cadangan hingga 1 miliar barel. Teknologi baru yang dimiliki tersebut, menjadi salah satu alat negosiasi yang dilakukan Chevron dengan manfaat penghematan biaya produksi.   “Sedang finalisasi negosiasi untuk perpanjangan kontrak. Begitu juga dengan SKK Migas masih dalam pembicaraan. Mereka bisa tekan cost IDD hingga 50 persen,” tutur Luhut.   Sebelumnya, Luhut menerima Managing Director Chevron IndoAsia Business Asia Chuck Taylor dan beberapa perwakilan Chevron Indonesia. Pada pertemuan tersebut, Chevron diakui Luhut memberikan apresiasi sangat tinggi kepada pemerintah.   “Mereka ucapkan terima kasih kepada pemerintah khususnya Presiden Jokowi. Meraka merasakan dukungan pemerintah dalam pengembangan Migas di Indonesia sangat baik,” beber mantan Menteri  Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) ini.   Seperti diketahui, Chevron milik perusahaan asal Amerika Serikat (AS) ini  adalah pengelola Blok Rokan yang menjadi penyumbang terbesar produksi minyak nasional. Chevron terus berusaha memaksimalkan produksi Blok Rokan, dalam empat bulan terakhir hanya mencapai produksi 99,39 persen.          

Artikel Terkait

Soal Afiliasi-Anak Usaha Jasa Tambang Wajib Kantongi Izin Menteri, ASPINDO Soroti Isu Transfer Pricing

Soal Afiliasi-Anak Usaha Jasa Tambang Wajib Kantongi Izin Menteri, ASPINDO Soroti Isu Transfer Pricing

Jakarta, TAMBANG — Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) menilai penggunaan anak perusahaan atau perusahaan afiliasi sebagai kontraktor jasa pertambangan tidak serta-merta dapat dikaitkan dengan praktik transfer pricing. Hal tersebut disampaikan menyusul terbitnya aturan baru Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengenai penggunaan anak perusahaan dan/atau afiliasi dalam jasa

By Rian Wahyuddin
Bangun Gudang di Osowilangun Surabaya, CKB Perkuat Konektivitas Industri hingga Indonesia Timur

Bangun Gudang di Osowilangun Surabaya, CKB Perkuat Konektivitas Industri hingga Indonesia Timur

Jakarta, TAMBANG — PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) menghadirkan fasilitas pergudangan terintegrasi di Osowilangun, Surabaya. Aksi ini sebagai penghubung bagi industri logistik di Jawa Timur, dan konektivitas penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur. “Fasilitas Osowilangun bukan sekadar ruang gudang. Fasilitas ini merupakan simpul yang menghubungkan kebutuhan industri Jawa Timur

By Rian Wahyuddin
Kembangkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Apresiasi Waste4Change

Kembangkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Apresiasi Waste4Change

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, meraih apresiasi dari Waste4Change melalui kategori Strategic Partnership & Innovation Award atas inisiatif dalam proyek Jasa Konsultan Studi Pendahuluan dan Penyusunan Detail Engineering Design (DED) Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Apresiasi tersebut diberikan dalam

By Rian Wahyuddin