JResources Targetkan Produksi Emas 2015 Naik

Salah satu perusahaan tambang emas nasional PT JResources Asia Pasifik (PSAB) menargetkan produksi emas di 2015 lebih tinggi dari tahun 2014. Tahun 2014 perusahaan mencatat produksi emas sebesar 220 ribu oz. Hal ini disampaikan Direktur PT JResources Asia Pasifik (PSAB) Edi Permadi. Sayangnya pihaknya belum bisa menyampaikan angka pasti karena masih dalam pembahasan RKAB tahun 2015 dengan Pemerintah. “Untuk tahun 2015 kita akan naikan sedikit produksi dari 220 ribu Oz namun belum bisa disampaikan karena ada RKAB yang belum selesai,”kata Edi lewat pesan singkatnya.

Untuk mencapai target tersebut, tahun depan perusahaan yang mencatatkan sahamnya di pasar modal Bursa Efek Indonesia dengan kode sama PSAB ini mengalokasikan capex di kisaran US$18 juta yang merupakan kelanjutan dari capex sebelumnya karena perusahaan masih menikmati produksi dan pengolahan baru di tambang emas Bakan di Bolaang Mongondow dan tambang emas Seruyung, Kalimantan Utara.

Sementara terkait harga perusahaan mematok harga di angka 1,250 per ounce. Meski demikian Edi mengakui bahwa harga emas jika sebelumnya turun sekarang ini sudah mulai mengalami penguatan.

PT JResources Asia Pasifik (PSAB) merupakan perusahaan tambang emas yang telah melaksanakan amanat UU Minerba terkait peningkatan nilai tambah. Di semua lokasi tambangnya, Perusahaan ini mengintegrasikannya denga membangun pabrik pengolahan.

Saat ini perusahaan telah memiliki empat tambang emas yang sudah produksi yakni di Penjom, Malaysia, kemudian tambang Lanut dan Bakan dan juga tambang emas di Seruyung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Tambang ini dikelola oleh anak usaha PT Sago Prima Mineral.

Artikel Terkait

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Jakarta,TAMBANG,- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu

By Egenius Soda
Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin